Ratusan Kader NU Belajar Pemulasaran Jenazah

341
Ketua MWC NU Demak Kota KH Abdullah Mahalli bersama Ketua Takmir Masjid Agung Demak KH Abdullah Syifa membuka pelatihan pemulasaran jenazah di Masjid Agung. (wahibpribadi)

DEMAK, RADARSEMARANG.ID-Ratusan kader Nahdlatul Ulama (NU) belajar bersama pemulasaran jenazah. Kegiatan ini hasil kerjasama antara MWC NU Demak Kota, PC Ikatan Sarjana NU (ISNU) Demak, RSI Sultan Agung Semarang dan Takmir Masjid Agung Demak. Pelatihan yang berlangsung di Serambi Masjid Agung Demak ini dibuka langsung Takmir Masjid Agung Demak KH Abdullah Syifa’.

Ketua MWC NU Demak Kota, KH Abdullah Mahalli mengatakan, diadakannya pemulasaran jenazah ini bermula dari pengamatan yang dilakukan di masyarakat terkait dengan tata cara yang masih tradisional. Hal tersebut masih banyak dilakukan oleh mereka yang tergolong awam.

“Saat proses penguburan atau pemakaman jenazah misalnya, ada beberapa diantara kenazah, utamanya dibagian pantatnya yang kelihatan masih ada kotoran yang menempel dan menembus kain kafan. Padahal, sebelumnya jenazah sudah dimandikan dengan kondisi yang bersih. Dan, itu karena cara pemandian yang belum tuntas saat membersihkan kotoran dalam tubuh jenazah,” katanya.

Ketua ISNU Demak, Muhamad Ali Maskun menambahkan, kegiatan tanpa biaya (gratis) yang diikuti sekitar 300 peserta tersebut menjadi bekal bagi warga NU. “Yang ikut banyak dari Badan Otonom NU,” katanya.

Sementara, Ketua Takmir Masjid Agung Demak, KH Abdullah Syifa mengatakan, diklat ini dinilai penting supaya kader NU terampil dalam mengurus jenazah secara Islami. “Setiap kita memiliki bapak, ibu, adik, kakak dan saudara yang suatu saat akan wafat atau meninggal. Karena itu, kita harus terampil mengurus jenazah mulai awal hingga akhir, baik saat memandikan, mengkafani, mensalatkan hingga menguburkan sesuai kaidah Islam Ahlussunnah Wal Jamaah,” katanya. (hib/ap)





Tinggalkan Balasan