alexametrics

Komunitas Mualaf Tersebar di Tiga Kecamatan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DEMAK – Kementerian Agama (Kemenag) Demak membentuk Komunitas Mualaf. Komunitas yang beranggotakan para mualaf atau mereka yang masuk agama Islam tersebut menjadi sarana komunikasi efektif dalam mengembangkan nilai nilai Keislaman. Kepala Kemenag Demak, H Muhaimin mengungkapkan, setidaknya ada tiga komunitas mualaf yang dibentuk. Yaitu, di Kecamatan Demak Kota, Kecamatan Guntur dan Kecamatan Karangawen.

“Selain membuat komunitas, kita juga adakan kegiatan wisata religi seperti ziarah Walisongo. Diantaranya, ziarah ke Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Sunan Kudus dan Sunan Muria. Mereka juga diajak studi banding ke Yayasan Arwaniyah Kudus untuk memperdalam akidah. Sifatnya adalah penguatan keimanan untuk para mualaf tersebut,” katanya didampingi Ali Mustofa, penggerak Mualaf disela jalan sehat rangkaian Hari Amal Bhakti ke-74 kemarin.

Baca juga:  Sudah Empat Hari Rob Setinggi Satu Meter Rendam Perkampungan

Menurutnya, komunitas mualaf yang dibentuk tersebut juga menjadi sasaran penyaluran zakat, infak dan sodaqah dari Unit Pengelola Zakat (UPZ) Kemenag Demak. “Diantara yang diberikan perhatian dari UPZ ini adalah para mualaf yang berada di Desa Kedondong, Kecamatan Demak Kota. Kemudian, mualaf di Dukuh Mbomo, Desa Pamongan, Kecamatan Guntur. Dikampung Kedondong tersebut setidaknya ada 42 orang Mualaf,” katanya.

Bantuan dimaksudkan untuk meningkatkan ekonomi mereka dengan suntikan modal usaha dengan model simpan pinjam. (hib/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya