alexametrics

Awasi Ketat 25 SPBU, Wilayah Perbatasan jadi Prioritas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DEMAK – Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Pemkab Demak kemarin melakukan penyisiran sekaligus sidak terhadap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Demak. Ini dilakukan sebagai tindak lanjut surat perintah dari Direktorat Metrologi terkait dengan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di setiap daerah, utamanya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020.

Plt Kepala Dinas Perdagangan, Bambang Saptoro mengatakan, sidak tersebut sekaligus untuk memastikan kebenaran pengukuran atau alat ukur BBM yang dipakai SPBU sehingga tetap sesuai standar metrology. “Ini diperlukan agar tidak merugikan konsumen,” kata Bambang kemarin.

Pengukuran atau tera ulang setiap SPBU tersebut  untuk mengetahui sejauhmana SPBU menjalankan aturan yang berlaku.“Meski dari pihak Pertamina pengawasannya cukup ketat dengan alat tekhnologi yang canggih, tetapi kita tetap lakukan inspeksi untuk memastikan SPBU taat aturan terkait kebenaran pengukuran BBM yang dijual ke masyarakat tersebut,” katanya.

Baca juga:  Ikatan Mahasiswa Demak Cabang IAIN Kudus Ikut Dorong Kemajuan Kota Wali

Menurutnya, sidak tersebut juga bagian dari masukan dari masyarakat untuk mengontrol SPBU yang dinilai rawan penyimpangan. “Kita prioritas ke SPBU di wilayah perbatasan. Selain itu, ke SPBU lainnya agar semua bisa dipastikan tertib ukur. Menjelang Natal dan Tahun Baru ini kita pastikan pasokan BBM aman,” ujar Bambang.

Kepala UPTD Metrologi Dinas Perdagangan, M Ribat menambahkan, sidak dibutuhkan untuk meminimalisir hal hal yang tidak diinginkan, termasuk kemungkinan penyimpangan atau kecurangan. Di wilayah Demak ada 25 SPBU yang menjadi wilayah pemantauan atau pengawasan UPTD Metrologi. “Setiap saat kita lakukan pengecekan ukuran atau takaran di SPBU. Ini demi kenyamanan konsumen,”katanya.

Adapun, hasil dari pengecekan di beberapa SPBU kemarin menunjukkan, bahwa semua masih terkendali. Tidak ada yang kurang (min) dari 100. Ada pula yang pas atau sesuai standar dengan batas toleransi 50 mil. “Bejana yang kita pakai ukuran 20 liter. Bejana ini bisa membaca ukuran tera BBM sampai skala 5 mil,” katanya. (hib/bas)

Baca juga:  Diklaim Lebih Ramah Lingkungan, Pertamina Dorong Konsumsi Dex Series

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya