alexametrics

‘Penyakit’ Malas Masih Menghantui

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DEMAK – Penyakit malas, sering menunda pekerjaan dan merasa aman di zona aman masih kerap menjangkiti aparatur pemerintahan desa. Hal ini mengemuka dalam bimbingan teknis (bimtek) manajemen keuangan desa untuk kades dan perangkat desa se Kecamatan Karanganyar di Hotel Gripta Kudus kemarin.

Camat Karanganyar, Sugianto menyampaikan, untuk menggiatkan kegiatan desa maka diperlukan komitmen bersama antara kades, perangkat desa serta BPD terkait. “Semua ingin desanya maju dalam pembangunan. Karena itu, kuncinya adalah harus ada sinergitas antar lembaga desa,” kata Sugianto.

Menurutnya, dalam manajemen keuangan desa, dibutuhkan secara teknis dibutuhkan tertib administrasi, tertib aturan dan tertib hukum. “Nah, penyakit yang sering muncul adalah sikap malas. Ini harus dibuang jauh jauh diganti dengan rajin, berkomitmen, berintegritas, jujur, tanggung jawab dan disiplin,” ujar dia.

Baca juga:  Warga yang Ikut Vaksin Dapat Doorprize

Tertib administrasi, kata dia, langkah awal agar apa yang dikerjakan dalam pemerintahan desa bisa selamat. Sebab, semua pertanggungjawaban penggunaan anggaran desa terpusat dibagian administrasi. “Kalau ada yang menanyakan terkait kegiatan bisa dilihat dari administrasinya. Sayangnya, masih ada desa yang secara administrasi belum dikerjakan sama sekali,” katanya.

Sekda dr Singgih Setyono mengatakan, dalam penganggaran kegiatan di desa, maka penyusunannya harus ada prioritas. Dengan demikian, sasaran pembangunan dapat tercapai. “Jadi, manajemen desa juga harus akuntabel, transparan dan mengacu pada skala prioritas,” katanya. (hib/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya