alexametrics

Penanganan Bendung Karet Butuh Waktu Lama

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DEMAK – Bendung karet di Desa Jatirogo, Kecamatan Bonang yang jebol beberapa waktu lalu sedianya akan diganti dengan yang baru. Direktur Utama PDAM Demak Qumarul Huda mengungkapkan, pihaknya sudah melaporkan kejadian rusaknya bendung karet yang menjadi sarana penting pengelolaan air PDAM  tersebut ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) di Semarang.

Menurutnya, meski ada rencana penggantian bendung karet tersebut, namun upaya perbaikan yang akan dilakukan tetap membutuhkan waktu yang cukup lama. “Untuk normal kembali butuh waktu lama. Karena itu, sementara ini yang penting adalah bagaimana air laut tidak masuk terlalu jauh ke sungai Kalijajar yang menjadi sumber utama pengolahan air PDAM. Selain membendung secara manual dengan karung pasir, kita juga berkoordinasi dengan PSDA agar digelontor air dari Rawa Pening maupun Kedungombo. Dengan demikian, pengolahan air bersih tetap bisa dilakukan,” katanya.

Baca juga:  SMKN 1 Sayung Siap Bersinergi Membangun Desa

Saat ini, kata Huda, untuk wilayah Bonang dan Wedung masih belum bisa teratasi. Warga masih belum bisa menikmati air bersih. Ini karena PDAM belum bisa mengolah air baku dari bendung karet Jatirogo yang kondisinya masih rusak atau jebol tersebut. (hib/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya