alexametrics

Krisis Air Bersih makin Parah

Dampak Jebolnya Bendung Karet

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DEMAK – Air PDAM yang tidak mengalir dalam beberapa hari terakhir membuat warga stres. Sebab, sejak bendung karet Ndero, Desa Jatirogo, Kecamatan Bonang jebol, PDAM tidak bisa mengolah air bersih lagi. Kondisi tidak nyaman ini dialami ribuan warga Kecamatan Bonang dan Wedung.

Sukardjo, warga Desa Wedung, Kecamatan Wedung mengungkapkan, warga dikampungnya paling parah terkena imbas rusaknya bendung karet tersebut. Ini karena air baku PDAM berasal dari bendung karet tersebut.“Warga krisis air bersih. Tidak mandi beberapa hari ini,” ungkapnya kemarin.

Dampak krisis air bersih ini tidak hanya dialami kedua kecamatan di pesisir Demak saja. Namun, para pelanggan PDAM di wilayah Kecamatan Demak Kota, Wonosalam dan Kecamatan Karangtengah juga mengalami hal serupa. “Saya tidak mandi beberapa hari,” ujar Ari Widodo, warga Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah.

Baca juga:  Tiga Tahun, Bentuk 156 BP SPAMS

Untuk bisa mandi, ia dan keluarganya harus mencari dilokasi lain ditempat tempat yang masih tersedia air bersih. Kondisi serupa dialami Jati, warga Kelurahan Mangunjiwan, Kecamatan Demak Kota. “Untuk bisa mandi harus mengungsi dulu. Ini kejadian terparah dalam beberapa tahun ini. Bahkan, sulitnya air sampau terbawa mimpi,” ujarnya.

Direktur Utama PDAM Demak, Qumarul Huda menyampaikan, hingga kemarin pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana di Semarang. “Terkait dengan bendung karet itu kewenangan dinas terkait,” katanya.  (hib/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya