alexametrics

Tawuran Pelajar Makin Brutal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Sebanyak 28 pelajar di Mranggen diamankan petugas kepolisian setempat. Ini setelah dilakukan penyelidikan terkait dengan sebuah video yang viral di media sosial (medsos) dalam beberapa hari terakhir. Video tersebut menggambarkan sejumlah siswa SMP di Mranggen yang kalap mengejar pelajar lainnya dengan senjata tajam (sajam). Tidak hanya itu, sepeda motor korban juga dirusak. Sedangkan, pelajar yang dikejar berlarian menyelamatkan diri dari amukan pelajar beda sekolah tersebut.

Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar melalui Kapolsek Mranggen AKP Windoyo mengatakan,  aksi tawuran itu diketahui berlangsung pada Kamis (19/9) sekitar pukul 13.30. Adapun, lokasi kejadian berada di jalan tembus yang menghubungkan antara Desa Brumbung hingga Desa Kembangarum, Kecamatan Mranggen. Pelaku diduga pelajar dari SMP Negeri 3 Mranggen. Sedangkan, korban yang dikejar diduga merupakan pelajar dari SMP Negeri 1 Mranggen.

Baca juga:  Dipicu Saling Teriak, Dua Kelompok Remaja di Semarang Utara Terlibat Tawuran

Terkait masalah tersebut, pihak kepolisian telah mengamankan 12 sepeda motor yang digunakan oleh para pelajar yang digunakan dalam aksi  tersebut, termasuk sepeda motor nopol H 6729 MF. Motor itu sebelumnya terekam jelas dalam video yang viral tersebut. “Untuk sementara, kita telah amankan para pelaku dan dilakukan pembinaan,”ujarnya kepada wartawan.

Penangkapan ini tak lepas dari nomor polisi salah satu sepeda motor yang terekam dalam video. Polisi  menemukan sepeda motor tersebut disembunyikan di halaman parkiran masjid. Motor itu diketahui milik pelajar SMPN 3 Mranggen. Kemudian anggota kepolisian bersama dengan para guru memanggil  pemilik kendaraan. Setelah dimintai keterangan, didapati nama nama pelajar yang terlibat tawuran.

Baca juga:  44 Pengedar Narkoba di Demak Ditangkap

Para siswa yang terlibat beserta kendaraannya diamankan di Polsek Mranggen didampingi oleh para guru dan orangtua atau walinya. Diperoleh keterangan, penyebab tawuran adalah diawali dengan kejadian pada Rabu (18/9). Dimana salah seorang siswa dari SMPN 3 Mranggen diduga dikeroyok oleh pelajar yang diduga dari SMPN 1 Mranggen. Pengeroyokan diduga terjadi di area Jalan Raya Pucang Argo, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen. Sehari kemudian, beberapa siswa SMPN 3 Mranggen melakukan serangan balasan dengan mencari siswa dari SMPN 1 Mranggen yang hendak pulang sekolah. Mereka kemudian mendapati pelajar dari SMPN 1 Mranggen sedang berjalan di jalan raya tembus antara Desa Brumbung-Desa Kembangarum. Dalam penyerangan yang direkam salah satu pelaku, terlihat ada pelaku yang membawa senjata tajam.  Petugas masih mencari barang bukti sajam yang dibawa oleh para pelajar tersebut. (hib/ton)

Baca juga:  Beri Mahar Politik, Pencalonan Dibatalkan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya