alexametrics

Diduga Terkait Arisan Online Salatiga, Warga Boyolali Tertipu Rp 103 Juta

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BOYOLALI – Polres Boyolali mulai menyelidiki laporan yang diduga terkait arisan online yang dilakukan warga Salatiga.

Salah satu korban asal Boyolali mengaku mengalami kerugian Rp 103 juta. Diperkirakan masih ada korban lain dari arisan dengan modus lelang slot ini.

Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond mengatakan, sudah ada warga yang melaporkan soal arisan bodong. Laporan telah diproses oleh Satreskrim Polres Boyolali.

“Sudah kami terima laporannya dan sudah dilakukan lidik (penyelidikan, Red). Rencana kami join ops dengan Satreskrim Polres Salatiga untuk ungkap ini,” bebernya, Senin (23/8) kepada Jawa Pos Radar Solo.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Eko Marudin mengatakan, baru satu korban yang melapor.

Baca juga:  Tipu 208 Orang, Bandar Arisan Online Asal Grobogan Keruk Rp 2 Miliar

Baca juga: Polisi Amankan Barang-Barang Milik Bandar Arisan Online yang Bawa Kabur Uang Member

Pelapor diketahui merupakan warga Boyolali. Saat ini, Polres Boyali masih mendalami lebih lanjut, apakah pelapor merupakan salah satu korban lelang arisan online bodong di Salatiga.

“Kami masih dalami apakah ada kaitannya dengan di Salatiga atau beda. Korban merupakan warga Boyolali, dan ternyata TKP (tempat kejadian perkara) di Boyolali. Sedangkan kerugiannya mencapai Rp 103 juta,” jelasnya.

Modus yang digunakan pelaku dengan menawarkan arisan online. Korban yang tergiur lantas bergabung dan telah membayar beberapa kali.

Namun, saat sampai giliran korban untuk mendapat arisan, pelaku menghilang dan tidak dapat dihubungi. Karena kerugian cukup besar, korban lantas melapor ke Polres Boyolali.

Baca juga:  Pakai Baju Hazmat, Ganjar Pimpin Upacara Kemerdekaan

“Kami menunggu kalau ada yang lapor, kami terima dan lidik. Akan kami dalami dan dikembangkan lagi. Sampai saat ini pelaku belum tertangkap,” terangnya.

Sebelumnya, kabar arisan bodong ini diunggah salah satu akun media sosial Polres Boyolali pada 21 Agustus lalu.

Baca juga: Total Kerugian Korban Arisan Online Capai Rp 55 Miliar, Ratusan Warga Blora Geruduk Pengepul

Kolom komentar langsung dibanjiri netizen. Banyak warga yang mengaku ikut tertipu, namun enggan melapor.

Sekadar informasi, arisan bodong ini diketahui setelah puluhan orang mendatangi rumah pelaku di Salatiga. Penipuan berkedok lelang arisan dengan harga per slot berkisar Rp 1 juta – Rp 1,3 juta.

Korban arisan bodong ini diperkirakan berasal dari Kota Salatiga, Demak, Semarang, Boyolali, dan Purworejo. Saat ini pelaku masih diburu polisi. (rgl/bun/ap)

Baca juga:  Ini Modus yang Digunakan Bandar Arisan Online Salatiga untuk Menipu Membernya

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya