alexametrics

Bandara Ngloram Blora Diresmikan Jokowi

Ganjar: Sudah Jadi Mimpi Sejak 1971

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BLORA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersyukur atas kelancaran pendaratan sekaligus menandai peresmian Bandara Ngloram di Kabupaten Blora oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (17/12).

Ganjar mengatakan, Bandara Ngloram adalah mimpi lama yang akhirnya tercapai .“Alhamdulillah Ngloram yang sudah jadi mimpi sejak tahun 1971, hari ini diresmikan oleh presiden,” kata Ganjar ditemui usai mendampingi Presiden Jokowi dalam acara peresmian.

Ganjar juga mengapresiasi kinerja Kementerian Perhubungan yang memulai pembangunan Bandara Ngloram pada 2019 lalu. “Terima kasih Kementerian Perhubungan top bekerjanya,” pujinya.

Tak hanya Kementerian Perhubungan sebagai pelaksana pembangunan, Ganjar juga mengapresiasi kerja sama antar daerah yang telah mewujudkan mimpi tersebut.

Baca juga:  Resto Pelaku Utama Arisan Online di Blora Dijarah, Rumahnya juga Sudah Kosong

“Ada bupati Blora yang kerjanya juga luar biasa, bupati Bojonegoro membantu, dan ini diundang, bupati Grobogan juga diundang,” ujarnya.

Ke depan, lanjut Ganjar, yang dibutuhkan adalah usaha untuk menghidupkan dan menjaga kawasan tersebut. Sehingga manfaatnya dirasakan banyak pihak.

“Kita bersama-sama menjaga satu kawasan ini untuk bisa memanfaatkan, kita butuh create event dan Alhamdulillah ujicobanya bisa berjalan dengan baik,” tandas Ganjar.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya berharap keberadaan Bandara Ngloram akan menghidupkan ekonomi lintas daerah dan provinsi. Apalagi dari laporan Menhub Budi Karya Sumadi, sudah ada dua penerbangan dalam satu minggu.

“Nanti apabila memang penuh terus dan runway-nya 1.500 tidak cukup, akan kita perpanjang lagi menjadi 2000 meter,” kata Jokowi.

Baca juga:  Total Kerugian Korban Arisan Online Capai Rp 55 Miliar, Ratusan Warga Blora Geruduk Pengepul

Jokowi berharap, Bandara Ngloram ini akan mempercepat aktivitas ekonomi. Tak hanya di Kabupaten Blora, tetapi juga daerah lintas provinsi sekitarnya, yakni Kabupaten Bojonegoro, Tuban, hingga Ngawi.

“Kita harapkan aktivitas ekonomi jadi semakin baik, investasi akan masuk ke Cepu Bojonegoro semakin banyak, distribusi barang ke daerah ke provinsi juga akan semakin meningkat dan baik,” tegas Jokowi. (akr/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya