Desa dengan Stunting Tertinggi Jadi Perhatian Khusus

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Sejumlah desa yang memiliki angka stunting tinggi mendapat perhatian khusus dari Pemkab Batang. Setelah sejumlah desa di Kecamatan Batang, kini giliran tiga desa di Kecamatan Bawang, yang menjadi perhatian tim percepatan penanganan stunting.

Tiga desa itu adalah Desa Kebaruan, Sidoharjo, dan Surjo. Berdasar data dari Camat Bawang, Desa Surjo tercatat ada 9 balita kategori pendek sekali, 27 balita pendek, 155 balita normal dan 6 balita tinggi.

“Maka perlunya pemantauan pola makan, lingkungan, dan kehidupan sehari-hari dari ibu hamil hingga anak berumur dua tahun agar tidak terjadi stunting,” ujar Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki.

Menurutnya, balita yang mengalami stunting, masih bisa ditangani dengan menjaga pola makan sehat dan gizi tinggi. Tumbuh kembang balita harus mendapat perhatian serius karena sebagai generasi penerus.

Baca juga:  Walau Pemudik Sepi, Penyekatan di Pantura Tetap Jalan

“Jika kondisinya kurang normal nanti berpengaruh kepada Sumber Daya Manusia (SDM) kita juga tidak normal,” ungkapnya.

Apalagi SDM di Kabupaten Batang sudah cukup tinggi, sebesar 810 ribu penduduk. Dari jumlah itu, 21 persen bayi yang lahir terkategori stunting. Adanya tim percepatan penanganan stunting di Kabupaten Batang diharakan bisa menurunkan angka stunting yang signifikan. (yan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya