alexametrics

Pendataan WNA di Batang Lemah, Data Antar Instansi Tak Sinkron

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Pendataan warga negara asing (WNA) di Kabupaten Batang, masih lemah. Sebab, jumlah data antar instansi maupun organisasi perangkat daerah (OPD) tidak sinkron. Perbedaan data tersebut tentu akan menyulitkan pengawasan. Hal itu mencuat dalam rapat tim pengawasan orang asing (Tim Pora) Selasa (9/8) lalu.

Diketahui, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Batang mencatat ada 201 WNA yang bekerja di wilayahnya. Data itu berdasarkan laporan dari 10 perusahaan. Sementara Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang mencatat ada 153 WNA. Berbeda lagi data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang mencatat ada 686 WNA.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Batang, Agung Wisnu Barata mengakui adanya kelemahan dalam hal data orang asing. Terkait lemahnya data yang ada, pihaknya akan melakukan langkah secara konkret untuk memperbaiki data.

Baca juga:  Prajurit Kodim 0736 Batang Sumbangkan Darah

“Kita membuat surat kepada perusahaan tentang tenaga kerja asing dan camat untuk melaporkan keberadaan orang asing di wilayahnya,” kata Agung.

Ia menjelaskan jika, Selasa (9/8) lalu, pihaknya baru saja mengikuti Rapat Tim Pora. “Keberadaan WNA di wilayah Batang belum ada pelaporan mengganggu ketertiban masyarakat yang berpotensi mengganggu kestabilan politik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang Arvin Gumilang menjelaskan, Tim Pora merupakan gabungan antar instansi Forkominda Kabupaten Batang. Hal itu dilakukan untuk melakukan pengawasan dan penindakan terhadap orang asing. Pihaknya memiliki data yang berbeda, di Kabupaten Batang ada sebanyak 153 orang WNA.

Menurutnya, penting sekali adanya komunikasi dan koordinasi terkait informasi keberadaan orang asing. “Tim Pora dalam melakukan pengawsan dan penindakan orang asing harus mengedepankan upaya persuasif demi kondusivitas Kabupaten Batang,” ujarnya.

Baca juga:  Siswa SD Rela Bongkar Tabungan untuk Sumbang Masker

Sedangkan, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Batang, Wilopo menyebutkan jika jumlah tenaga kerja asing di wilayah Kabupaten Batang yang tercatat membuat KTP sebanyak 686 orang.

“Dari jumlah itu saat ini kami tidak tahu keberadaan tempat tinggalnya,” katanya. (yan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya