alexametrics

Administrasi Bank Syariah Harus Matang, Jangan Acak-Acakan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Habib Luthfi bin Yahya mengingatkan satu tantangan dalam perbankan syariah. Yaitu keuletan. Menurutnya, perbankan syariah bakal menguntungkan masyarakat. Karenanya harus bisa dimanfaatkan secara positif.

“Munculnya Bank Syariah Indonesia adalah satu keunggulan untuk kita semua sebenarnya. Tinggal kita mampu memanfaatkan itu semua atau tidak. Tantangannya cuma satu, ulet. Punya administrasi yang matang. Bukan administrasi yang acak-acakan,” ujar Habib Luthfi dalam launching BSI KCP Batang, Rabu (10/8).

Ia berharap, perbankan syariah bisa ikut andil dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Terutama terhadap pelaku UMKM melalui KUR syariah. Habib Luthfi memberi contoh ironi yang terjadi di masyarakat. Terutama saat mengajukan pinjaman dalam perbankan. Terkadang orang berani berhutang Rp 100 juta untuk modal usaha.

Baca juga:  95 Anak Dikhitan bareng

Namun sampai rumah beberapa pihak mengaburkan jumlah modal tersebut. Misalnya sang istri yang ingin dibelikan kendaraan untuk anaknya. Seharga Rp 5 juta juga tidak masalah. Selanjutnya ingin dibelikan televisi baru. Harganya juga bisa mencapai Rp 5 juta.

Jadi uang yang Rp 100 juta sudah berkurang Rp 10 juta. Habib Luthfi pun bergurau, jika setelah itu datang ke kiai meminta doa agar laris jualannya dan hutang bank bisa tertutup. “Itu yang aneh bin ajaib,” tegasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki berharap besar terhadap hadirnya bank syariah tersebut. Bersama-sama berkontribusi dengan Pemkab Batang untuk pertumbuhan ekonomi melalui UMKM.

“Saat ini Kabupaten Batang sudah berangsur-angsur membaik sejak adanya pandemi covid kemarin,” ucapnya.

Baca juga:  50 Persen Jalan Kelurahan di Kecamatan Batang Rusak

Regional CEO BSI Kantor Wilayah Jawa Tengah & Yogyakarta, Imam Hidayat Sunarto menjelaskan, launching kali ini merupakan relokasi dari salah satu cabang di Pekalongan. Asetnya mencapai Rp 130 miliar.

“Harapannya kami juga menyalurkan pembiayaan-pembiayaan ke sektor UMKM. Khususnya seperti arahan dari Habib Luthfi,” tandasnya. (yan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya