alexametrics

Tiga Residivis Kembali Bobol Rumah Warga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Hukuman penjara yang dijatuhkan kepada tiga pelaku pembobol rumah ini rupanya tak membuat jera. Ketiganya kembali diringkus polisi dengan kasus yang sama.

Bahkan, aksinya terekam kamera dan sempat viral di media sosial. Ketiga pelaku dibekuk jajaran Polsek Tersono pada Senin (1/8).

Pelaku berinisial J, 39, dan S, 39, warga Desa Kalices, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, serta T, 45, warga Desa Sumurbanger, Kecamatan Tersono. S adalah residivis yang baru keluar dari LP Magelang bulan januari 2022 dalam perkara Currat. Sebelumnya ia menjalani hukuman selama 5 tahun. Sedangkan T juga residivis yang pernah dihukum di LP Kendal dan di LP Boyolali dalam perkara yang sama.

Baca juga:  Buka Salon RB, Napi Jadi Tukang Cukur

Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto melalui Kapolsek Tersono AKP Erdi Nuryawan menjelaskan, para pelaku masuk ke dalam rumah dengan mencongkel jendela kamar dan mengambil sebuah handphone dan uang ratusan ribu. Peristiwa pencurian itu tejradi pada Rabu (20/7). Sekitar pukul 03.20 WIB di sebuah rumah di Desa Pujut, Kecamatan Tersono.

“Sebelum beraksi, sebelumnya pelaku melakukan pantauan, melihat keadaan sekitar rumah. Setelah mengetahui celah dan kondisi rumah, pelaku masuk dengan mencongkel jendela kamar,” ungkap AKP Erdi.

Pemilik rumah saat itu sedang tidur di kamar, saudaranya melihat pintu kamar dibuka oleh seseorang yang tidak dikenal. Lalu ia memberitahu korban, kemudian mengecek CCTV di toko depan.

Baca juga:  12 Siswa SMPN 3 Reban Dapat Handphone Gratis

Dalam rekaman, korban melihat di dalam ruang toko terdapat orang dengan memakai penutup wajah. Ia juga melihat jendela kamar sudah terbuka dan terdapat bekas congkelan. Keadaan kamar juga sudah berantakan.

Ketiga tersangka punya peran masing-masing, T berperan mencari sasaran dan menggambar rumah korban, mengantar ke lokasi sasaran, kemudian menjemput kembali pelaku. “Sedangkan S mencongkel jendela dan J menangambil barang yang ada,” ucapnya.

Ketiga pelaku akan dijerat dengan pasal 363 ayat ke 3e dan 4e KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (yan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya