alexametrics

Pemkab Batang Targetkan 80 Persen Pembayaran secara Digital

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Pemerintah Kabupaten Batang berencana melakukan elektronifikasi transaksi pendapatan daerah. Beberapa sektor yang ditetapkan diharapkan bisa menaikkan pendapatan daerah. Seperti retribusi pasar hingga parkir.

“Sesuai dengan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD), sekarang semua harus serba transparan,” kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih usai workshop optimalisasi pengelolaan pajak daerah dan retribusi melalui Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Senin (20/6).

ETPD merupakan penggunaan teknologi digital atau elektronik untuk pembayaran pajak atau retribusi. Hal itu untuk meminimalisir kebocoran pendapatan. Sri Purwaningsih menyebut beberapa pajak sudah menerapkan pembayaran digital. Seperti e-retribusi di pasar tradisional menggunakan QRIS.

Baca juga:  Bupati Wihaji Beri Lampu Hijau Pembelajaran Tatap Muka

“Harapan kami ada juga e-parkir. Tahun ini paling tidak pembayaran 80 persen pajak atau retribusi sudah digital,” jelasnya.

Contoh lain digitalisasi lain adalah penggunaan tapping box untuk pajak restoran. Pemasukkan restoran yang memakai tapping box bisa terpantau. Alat tapping box yang dipasang itu tidak hanya mencatat transaksi pembelian. Pemerintah juga bisa memantau kapan alat itu dipakai atau tidak.

“Tapi untuk tapping box kami lakukan bertahap. Tapi memang arahnya ke sana, sesuai Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D),” tegasnya. (yan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya