alexametrics

Dibuat Alakadarnya, DPUPR Tata Ulang Drainase Jalan Ahmad Yani

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Saluran air di Jalan Ahmad Yani dibuat secara alakadarnya oleh masyarakat. Akibatnya, kawasan tersebut sering kebanjiran saat hujan. Padahal jalan tersebut merupakan akses utama di pusat Kota Batang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) akhirnya turun tangan membenahi. Drainase sepanjang 230 meter dibongkar dan ditata ulang.

“Mereka membuat saluran pembuangan sendiri dengan dimensi yang kurang ideal. Nantinya ukuran akan kami samakan dengan U-Dith atau saluran drainase dari beton,” ujar Kepala Bidang Prasarana Jalan dan Jembatan DPUPR Batang Endro Suryono.

Saluran yang dibuat warga dianggap terlalu kecil. Sehingga tidak mampu menampung debit air saat hujan. Pembangunan drainase senilai Rp 696 juta itu bakal memiliki lebar satu meter dengan kedalaman satu meter. Ukuran tersebut dianggap sudah cukup menampung debit air saat hujan tiba. Perbaikan drainase telah dimulai sejak 22 Maret 2022. Ditarget rampung 22 Juli 2022.

Baca juga:  Petani Batang Keluhkan Harga Gabah yang Terjun Bebas

Endro menambahkan, selain penataan drainase, di area itu akan ditambah ruang pedestrian. Sekaligus menata tampilan Kota Batang agar lebih baik. Menurutnya, selama ini jika terjadi banjir di Jalan Ahmad Yani butuh waktu tiga jam untuk sururt.

“Semoga setelah perbaikan drainase selesai, genangan air yang mungkin terjadi bisa diminimalkan. Insyaallah dalam waktu 1 sampai 1,5 jam air sudah surut. Sistem salurannya langsung ke utara di jalur yang sudah ada,” tegasnya. (yan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya