alexametrics

Wihaji-Suyono Wujudkan Enam Proyek Kebutuhan Dasar Warga Batang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Minggu 22 Mei 2022 merupakan hari terakhir Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono mengemban amanah rakyat Kabupaten Batang. Dalam lima tahun masa jabatannya mereka berhasil mewujudkan enam proyek yang menjadi kebutuhan dasar warga Batang. Proyek itu telah diimpikan masyarakat sejak lama.

Pembangunan itu masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Batang dan telah terealisasi. Sehingga memperlengkap infrastruktur di Kabupaten Batang kian lengkap. Ada GOR Indoor, Islamic Center, BTP (Batang Teras Pandawa), KITB (Kawasan Industri Terpadu Batang), Mal Pelayanan Publik, dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Menurutnya, enam hal tersebut merupakan kebutuhan dasar masyarakat Batang yang rindu terhadap pelayanan publik. Dalam lima tahun, hasil pemeriksaan Gubernur Jawa Tengah melului Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, akhir masa Jabatan (AMJ) RPJMD mendapat nilai 92.

Baca juga:  Retribusi Sampah Naik, Ditarget Rp 500 Juta

“Torehan nilai 92 itu sangat baik. Artinya visi misi Jisamsu (Wihaji bersama Suyono) yang diimplementasikan melalui RPJMD selama lima tahun tercapai semuanya,” tegas Wihaji.

Sementara itu, berbagai inovasi tersebut juga memermudah pelayanan publik yang akuntabel dan transparan. Berbagai prestasi itu juga mendapatkan penghargaan. Tahun 2018 meraih predikat baik pada evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Selanjutnya, dengan berbagai potensi dan fasilitas pembangunan yang sudah tercapai, Kabupaten Batang akan terus melaju menjadi kota yang menyejahterakan masyarakatnya. Prestasi kerja itu akhirnya menjadi bonus atas kerja keras dilakukan Wihaji dan Suyono. Selama lima tahun mulai 2017 sampai 2022, Wihaji dan Suyono enam kali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Jateng.

Baca juga:  Pasang Bronjong di Dasar Laut, Tahan Abrasi Pantai Sigandu

Ada juga prestasi JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum) Award tingkat Nasional dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Top 99 inovasi pelayanan publik dari Kementerian PAN RB. Anugrah Keterbukaan Informsi Publik tingkat Provinsi Jawa Tengah sebagai peringat pertama dan lain sebagainya.

Perlahan tapi pasti, Kabupaten Batang kian menunjukkan potensi dan keunggulan lainnya di mata dunia. Seperti yang sering dikatakan Bupati Wihaji, bahwa Batang itu Palu Gada yang berarti apa yang lu mau gue ada.

Itu, terbukti dengan hadirnya KITB dan Batang Industrial Park (BIP) yang diinisiasi Bupati Batang Wihaji. Proyek itu kemudian mendapat dukungan penuh oleh Presiden Joko Widodo sehingga menjadi Proyek Strategi Nasional (PSN). Hadirnya kawasan industri digadang-gadang dapat memulihkan ekonomi usai pandemi Covid-19.

Baca juga:  Wihaji-Suyono Dilepas dengan Pawai Budaya

Terhitung sudah ada 13 penanam modal asing (PMA) sedang mendirikan perusahaan di KITB dan BIP, diantaranya LG Energy Solution, KCC Glass, Nestle, Pabrik keramik, Pabrik sepatu dan lain sebagainya. Penyerapan tenga kerja sampai tahun 2023 diperkirakan mencapai 15 ribu orang.

Nilai investasi Kabupaten Batang hampir dalam kurun waktu lima tahun ini masuk ke dalam nilai investasi tertinggi kedua di Jawa Tengah 2021. Nilai investasinya sebesar Rp 5,5 triliun. Adapun pertumbuhan ekonomi pada 2021 berhasil mencapai 4,8 persen.

Pertumbuhan itu telah mengungguli angka pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Secara komulatif mencapai 3,32 persen. (yan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya