alexametrics

Tahap Pertama Rampung, Bupati Wihaji Resmikan Islamic Center

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Gedung Islamic Center di eks pangkalan truk Banyuputih, akhirnya diresmikan Bupati Wihaji Rabu (18/5). Meski belum selesai sepenuhnya, namun gedung tersebut sudah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan.

Pembangunan masih tahap pertama IC. Meliputi miniature kabah, gedung bukit Shofa dan Marwah, gedung Jamarat, gerbang, dan pagar keliling. Tahap pertama menghabiskan anggaran Rp 11,9 miliar. Gedungnya didesain supaya bisa juga dimanfaatkan untuk kegiatan manasik haji. Pembangunan juga sempat molor dari perjanjian kontrak kerja.

Pembangunan Islamic Center juga tidak sepenuhnya berjalan mulus. Ada penolakan dari sejumlah penghuni atau penyewa lapak dan kios di pangkalan truk.

“Inilah karya para ulama yang menurut saya karya dunia akhirat. Islamic Center ini diinisiasi oleh para ulama, meskipun ada yang kontra dalam alih fungsi lahan eks pangkalan truk menjadi Islamic Center,” ujar Bupati Batang Wihaji usai peresmian Rabu (18/6).

Baca juga:  Polisi Berhasil Identifikasi Perampok Indomaret Subah

Menurutnya, pro dan kontra adalah hal biasa dalam berdemokrasi. Pihaknya pun telah memberikan beberapa kompensasi pada pihak terdampak. Mulai dari bantuan uang untuk pembongkaran hingga bantuan sosial lainnya.

“Bagi saya itu bukan kontra. Tapi biasa saja, karena setiap ada kebijakan pasti ada pro dan kontra. Terpenting kita niatnya baik dan kita menghormati yang kontra. Yang penting kita jelaskan niat dan manfaat dari IBC. Insyaallah pasti akan memahami,” tegasnya.

Sementara pembangunan tahap dua akan menghabiskan anggaran Rp 13,69 miliar. Meliputi bangunan utama atau gedung pertemuan beserta kelengkapan fasilitas, masjid, penginapan atau asrama dan lainnya. Sementara keseluruhan pembangunan Islamic Center bakal menghabiskan anggaran Rp 60,7 miliar.

Baca juga:  Dukuh Mangunsari Diterjang Banjir Lumpur, Bupati Batang Semprot Direksi KIT

“Proyek tahap dua sekarang on proses. Saya titip siapa pun penjabat bupati bisa melanjutkannya. Ini adalah amanah rakyat, para tokoh dan para ulama Batang,” tandasnya. (yan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya