alexametrics

Jembatan Madugowongjati Digelontor Rp 12 M

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Kondisi jembatan di atas Kali Kuto, Desa Madugowongjati, mengkhawatirkan. Terancam ambruk. Karena sudah puluhan tahun tidak ada perbaikan.

Tahun 2021 pemkab pernah mengusulkan perbaikan, namun terkendala anggaran dari pusat. Saat ini pemkab kembali merencanakan perbaikan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Sudah kami anggarkan melalui DAK, nominalnya mencapai Rp 12 miliar. Itu jadi prioritas pertama insyaallah DAK 2023. Berdasarkan penilaian kami, jembatan itu sangat berpengaruh terhadap aktivitas warga,” ucap Kabid Prasarana Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang Endro Suryono.

Jembatan itu sangat membahayakan. Dua dari empat pilar penyangga sudah tergerus aliran sungai. Sehingga sebagian sisi kondisinya menggantung. Kondisi jalan di atas jembatan juga banyak lubang. Beberapa titik lubang terlihat cukup lebar.

Baca juga:  Gelontor Rp 3,5 M untuk Bangun 280 RTLH

Jembatan besi itu memiliki panjang 110 meter dan lebar 3 meter. Puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan. Jembatan itu berada di jalur vital penghubung Desa Madugowongjati menuju jalan raya Pantura.

“Perbaikan jembatan memang terkendala anggaran. Kami pernah melakukan perbaikan dengan pemasangan pelat-pelat besi. Dengan  DAK tahun depan, perbaikan dilakukan secara total,” ucapnya.

Pembangunan juga dilakukan terhadap jalan kabupaten, Surodadi-Pujut. Nominalnya mencapai Rp 1 miliar. Jalan dan jembatan tersebut membuka akses jalan dari Tersono-Pujut-Surodadi. (yan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya