alexametrics

Peserta Pelatihan BLK Kurang Kesiapan Mental

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Mental peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Batang, dalam menghadapi uji kompetensi dinilai kurang. Terutama di kelas menjahit pakaian wanita dewasa. Sementara ujian kompetensi bakal berlangsung 22 April 2022.

Instruktur penjahit Nanik Ismiati menyebutkan, hal sama terjadi pada pelatihan tahun kemarin. Kendalanya, peserta kurang persiapan mental dalam uji kompetensi. Padahal, peserta terbilang jago menjahit. Namun, pada waktu praktik membuat baju sering banyak yang salah. Tahun lalu peserta yang lulus uji kompetensi kurang lebih 60 persen.

“Sebagai antisipasi agar peserta tidak gagal dalam uji kompetensi, saya melakukan pendekatan pribadi dengan mengobrol memberikan masukan dan soft skill dalam menghadapi orang baru,” ungkapnya.

Baca juga:  Sokong Kebutuhan Tenaga Kerja, Pemkab Batang Siapkan SDM Terlatih

Dia menjelaskan uji kompetensi ini sebagai persyaratan lulus untuk mengambil sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat DBLK dan sertifikat BNSP berarti peserta direkomendasikan kompeten secara kemampuan teori, praktek, dan sikap.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Lina memgaku terus berlatih menjahit meskipun di rumah. Ia fokus berlatih durasi waktu dalam menjahit. Hal itu untuk mempersiapkan mental. (yan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya