alexametrics

Kondisnya Mengkhawatirkan, Jembatan Madugowongjati Terancam Ambruk

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Jembatan di Desa Madugowongjati, Kecamatan Gringsing yang membentang di atas Kali Kuto kondisinya semakin membahayakan. Jembatan sewaktu-waktu bisa runtuh karena dua dari empat pilar penyangga tergerus aliran sungai. Sehingga kondisinya sebagian menggantung. Lantai jembatan terlihat berlubang cukup lebar di beberapa titik.

Jembatan besi sepanjang 110 meter dengan lebar 3 meter sudah puluhan tahun tidak diperbaiki. Padahal merupakan akses penghubung Desa Madugowongjati menuju jalan raya Pantura.

Kepala Desa Madugowongjati, Edi Zaenuryanto mengaku sudah berulang kali mengajukan perbaikan jembatan. Namun belum ada tanggapan dari pihak berwenang. Bupati sudah berganti beberapa kali tetapi jembatan Madugowong tidak pernah disentuh.

“Dana perawatan tidak pernah turun. Jadi warga berswadaya menambal lantai yang berlobang menggunakan lembaran besi dan kayu,” kata Edi.

Baca juga:  Daftar Pemilih di Batang Turun Drastis

Edi melarang mobil untuk melintas. Jembatan hanya boleh dilalui sepeda motor. Ketika debit air Kali Kuto naik jembatan ditutup total karena khawatir runtuh.  “Dulu ketika masih bisa dilalui mobil jembatan ini menjadi penggerak ekonomi masyarakat karena lalu lintas hasil bumi lancar,” ujarnya.

Masyarakat terpaksa harus memutar ke timur melewati Desa Sentul atau ke barat lewat Desa Satriyan saat jembatan tidak bisa dilewati. Meskipun jarak tempuhnya lebih jauh, tetapi semua tetap dilakukan demi keamanan.

“Kami dan warga Desa Madugowongjati berharap  pemerintah segera mengalokasikan dana untuk jembatan karena sudah sangat membahayakan,” tambahnya. (yan/fth)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya