alexametrics

Gelontorkan Rp 81 Miliar, Target 85 Persen Jalan Mulus

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Pemkab Batang tahun ini menggelontorkan anggaran Rp 81 miliar untuk perbaikan jalan. Bupati Batang Wihaji menargetkan 85 persen atau 469,5 kilometer jalan kabupaten dalam kondisi baik alias mulus. Angka tersebut merupakan yang terbesar sejak lima tahu terakhir.

“Saya awal di sini jalan bagus 48,6 persen dari 552,4 kilometer total keseluruhan. Sekarang sudah 80 persen dalam keadaan bagus. Targetnya, tahun ini, 85 persen rampung. (Dana) Rp 81 miliar tahun ini kami anggarkan untuk perbaikan jalan,” ujar Wihaji saat ditemui di kantornya.

Anggaran tersebut bakal digunakan untuk memperbaiki jalan sepanjang 46,6 kilometer. Ia menjelaskan, sejak awal menjabat pada 2017, panjang jalan yang rusak mencapai 268,8 kilometer. Tiap tahun anggaran puluhan miliar rupiah digelontorkan untuk memperbaiki jalan rusak. Secara bertahap titik-titik kerusakan jalan pun berkurang.

Baca juga:  Kembangkan KITB, PT KIW Dapat Suntikan Modal Rp 977 miliar

Tahun 2021, jalan sepanjang 438,65 kilometer atau 79,41 persen tercatat dalam kondisi bagus. Menyisakan 113,7 kilometer jalan dalam keadaan rusak. “Titik jalan yang kita perbaiki banyak. Ada 62 titik. Kami fokus tahun ini memperbaiki jalan jalan yang memang jadi prioritas dan banyak komplain,” ucapnya.

Menurutnya, jabatannya kali ini merupakan periode yang agak lumayan berat. Adanya pandemi covid memaksa pemda untuk melakukan refocusing anggaran. Walau demikian, menyesuaikan kemampuan keuangan, perbaikan jalan tetap terlaksana. Anggaran difokuskan untuk jalan-jalan yang telah menjadi prioritas.

“Tahun ini saya prioritaskan untuk jalan-jalan yang tidak pernah disentuh. Yaitu jalan kabupaten ataupun desa tapi memang perlu sentuhan kabupaten karena memang prioritas. Masing-masing kebutuhan terpengaruhi keuangan,” tuturnya.

Baca juga:  Kemenaker Bangun Anjungan Siap Kerja di KIT Batang

Jalan yang menjadi prioritas di antaranya jalur akses industri, wisata, akses antar kecamatan, dan antar kabupaten. Seperti Subah-Pecalungan, Lebo Kecamatan Warungasem, Bandar-Tulis, Warungasem, Jl RE Martadinata, Subah-Selokarto, Timbang-Tersono, Bawang-Tersono, dan Plelen-Kedawung.

Ia menambahkan, jalan di Kabupaten Batang luas dan panjang sehingga membutuhkan anggaran yang banyak. Selain itu, sudah jadi perhatian masyarakat jika jalan bagus image yang tergambar adalah bupatinya bagus, jika jalannya buruk image-nya buruk.

“Sementara ini ada jalan yang bagus dan ada yang jelek. Tapi insyaallah saat ini 80 persen sudah bagus. Kendalanya saat ini kemampuan keuangan daerah,” tandasnya. (yan/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya