alexametrics

Batang Pikat Investor Luar Negeri

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Hari ini, Kabupaten Batang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-56. Perayaan kali ini mengambil tema Batang Go Global.

Bupati Batang Wihaji menjelaskan, tema itu diambil karena kini Kabupaten Batang telah diperhitungkan di tingkat internasional.

“Tiap tahun memang ganti-ganti tema, tapi semangatnya sama. Mbangun Batang. Batang Go Global ini karena memang sudah saatnya hari ini Batang dihitung banyak negara, provinsi, sampai kabupaten sebagai tempat investasi yang sangat kompetitif. Tidak hanya di Indonesia, tapi di negara-negara luar,” ujar Wihaji saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di kantornya.

Kabupaten Batang sendiri berdiri sejak 8 April 1966. Seiring bertambahnya usia, kabupaten yang merupakan eks Karesidenan Pekalongan ini semakin maju. Kini ada Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang jadi sorotan dunia internasional.

Baca juga:  Boleh Jualan Takjil, Asal Tidak Berkerumun

Proyek seluas 4.300 hektare di Kecamatan Gringsing itu terus disiapkan sebagai kawasan industri yang siap bersaing dengan negara lain. Investasi untuk penyiapan lahan, infrastruktur, hingga fasilitas pendukung mencapai Rp 4,9 triliun.

“Karena itu, kita harus siap siap untuk go global. Tidak hanya menyiapkan Batang sebagai tempat investasi yang nyaman. Lebih dari itu, ayo kita siapkan SDM-nya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, lima tahun ke depan, potensi investasi di Batang sangat luar biasa. Ada tempat kerja baru. Sedikit urbanisasi, juga akulturasi budaya. Jika SDM tidak siap akan berbahaya. Karenanya, Batang Go Global tidak hanya menyiapkan tempat, investasi, hingga wisata yang nyaman. Lebih dari itu adalah menyiapkan SDM yang siap go global.

Baca juga:  Warga Binaan Juga Butuh Perlengkapan Kesehatan

“Ayo di sekolahkan SDM yang ada, jika ada warga Batang yang bekerja di luar silakan balik ndeso. Potensinya banyak. Setuju tidak setuju, Batang itu sudah jadi perbincangan tingkat internasional,” tegasnya.

Sementara itu, untuk rangkaian perayaan HUT ke-56 kali ini berjalan cukup meriah. Ada berbagai macam rangkaian, mulai yang bersifat perlombaan, penghargaan, formal upacara, pentas seni wayang, dan ziarah. Upacara peringatan HUT sendiri akan dilakukan terbuka di Alun-alun Batang. Ada rangkaian pemberian penghargaan, UMKM berkarya, milenial berkarya, Babinkamtibmas Adwords, Babinsa Adwords, dan lain sebagainya.

Ia menjelaskan, tahun ini perayaannya lebih sederhana, beberapa kegiatan diundur dan diajukan. Menyesuaikan bulan Ramadan. Pada 7 April 2022, juga dilakukan tirakatan bersama. Para pimpinan OPD diajak merenung bersama untuk mengoreksi diri. “Ada arak-arakan kereta kencana dan Forkopimda tanggal 20 Mei 2022 di jalan raya umum. Ini dalam rangka ulang tahun, kalau tidak dilaksanakan nanti kita lupa sejarah,” tandasnya.

Baca juga:  Dua Hari Diguyur Hujan, Tembok THR Kramat Roboh

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, harapan-harapan dalam peringatan HUT ke-56 menjadi harapan seluruh masyarakat. Tidak hanya harapan bupati dan wakil bupati. Kawasan industri bisa menjadi magnet pertumbuhan ekonomi. Masyarakat bisa bergerak melakukan bisnis. Orientasi yang menjadikan nilai uang, sehingga ekonomi berjalan.

“Harapan kami di ulang tahun ke-56 Kabupaten Batang ini, tentu pertumbuhan ekonomi paling utama. Bagian dari menjamin kesejahteraan kehidupan. Bagaimana pemerintah menata ekonomi lewat channel-channel ekonomi. Baik UKM maupun non UKM,” ucapnya. (yan/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya