alexametrics

Kembangkan KITB, PT KIW Dapat Suntikan Modal Rp 977 miliar

Artikel Lain

 

RADARSEMARANG.ID, Batang – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati menyerahkan anggaran Rp 977 miliar untuk pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Penyertaan Modal Negara (PMN) itu diserahkan pada PT Kawasan Industri Wijaya Kusuma, Jumat (11/3).

Tak hanya itu, secara bersamaan PT Sarana Multigriya Finansial (PT SMF) yang menggarap bidang perumahan bersubsidi juga mendapat suntikan modal besar. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu dapat anggaran Rp 2,2 triliun.

“Ini adalah salah satu program pemerintah untuk membangun kawasan industri secara terpadu. Tidak hanya dalam bentuk PMN, tapi juga berbagai macam termasuk pembanguan infrastruktur untuk daya taruk investasi di KITB,” kata Sri Mulyani saat mengunjungi KITB.

Baca juga:  Disdukcapil Batang Batasi Pelayanan

Menurutnya, PT KIW memiliki tujuan untuk mencipatakan gambaran KITB sebagai kawasan industri kompetitif yang menjadi tujuan investasi. Dana PMN digunakan untuk membangun fasilitas jalan raya, infrastruktur, dan menyiapkan zona pengolahan ekspor, zona logistic, dan zona industri.

Ia menjelaskan, penyertaan modal negara di KITB harus berimbas besar pada masyarakat lokal. Artinya, secara maksimal untuk cipta lapangan kerja. Jangan sampai Kabupaten Batang punya KITB, namun justru pengangguran malah melonjak. Hal tersebut disampaikan mengingat meningkatnya angka pengangguran saat ini. Sebelumnya, tahun 2020 ada 18 ribu orang, sekarang terdata 28 ribu orang pengangguran.

“Ini pasti ada kaitannya dengan covid, tapi kenaikan 10 ribu dari sebelumnya 18 ribu, suatu kenaikan yang sangat besar. Saya titip pak bupati, jangan sampai kita punya kawasan industri di Kabupaten Batang. Justru masyarakat di sini melonjak tingkat penganggurannya,” timpalnya.

Baca juga:  Guru Paud Lulusan SMA Berharap Honorarium Bosda

Pihaknya pun cukup senang dengan langkah-langkah yang disiapkan Pemkab Batang. Menyiapkan SDM lokal yang handal menghadapi KITB. Selain itu, ada juga kanal lowongan kerja terpadu yang menghimpun data pemberi kerja di Kabupaten Batang. (yan/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya