alexametrics

Batang Teras Pandawa, Jajakan Produk UMKM 15 Kecamatan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Batang Teras Pandawa (BTP) resmi beroperasi Rabu (9/3). Pusat oleh-oleh dan kuliner Kabupaten Batang itu, menjajakan produk UMKM dari 15 kecamatan. Posisi BTP yang strategis diharapkan bisa menarik pengunjung lokal maupun luar daerah.

BTP berada di Jalan Dr Sutomo bersebelahan dengan Hutan Kota Rajawali (HKR) dan Gor Abirawa. Akses ke BTP pun terintegrasi dengan dua ruang publik tersebut. Selain itu, Jalan Dr Sutomo juga digadang sebagai Malioboro-nya Kabupaten Batang.

Bupati Batang Wihaji menjelaskan, BTP juga disiapkan untuk memecah keramaian demi memunculkan simpul ekonomi baru masyarakat. Wihaji juga memastikan tidak ada pedagang yang mematok harga tinggi alias ngepruk. Sehingga para pengunjung akan kembali lagi.

Baca juga:  Kepemilikan Saham Perumda di KIT Jadi Rujukan

“Harganya pantas dan patut yang menyesuaikan rasa. Kalau rasa dan harga komperitif pasti pembeli datang lagi. Saya pesan pada kepala Disperindagkop UKM Batang untuk memperhatikan rasa atau taste. Sebab taste itu penting, sekali nggak enak, besok tidak datang,” ujarnya.

Pihaknya ingin BTP bisa dikelola dengan baik. Berbagai event bisa digelar untuk menarik pengunjung. Apalagi BTP berada di dekat jalur Pantura dan exit tol Pekalongan.

Selain itu, ia juga mengusulkan agar para penjual mengenakan baju adat. Baginya, hal itu merupakan bagian dari penghormatan. Peserta kunjungan kerja dari luar kota ke depan bisa diajak mampir ke BTP. Mengenalkan produk-produk asli Kabupaten Batang.

Baca juga:  Empat Kecamatan Jadi Penyangga KIT Batang

“Cita-cita saya ini, Jalan Dr Soetomo hingga RSUD Batang jadi Malioboro-nya Batang. Setelah ini kami bangun untuk hotel, agar tamu di Batang bisa sekaligus menginap di sini,” ucapnya.

Perwakilan pengelola, Varry dan Sulistierni menyebut ada 63 tenant BTP. Baik dari UMKM gabungan per kecamatan, ataupun UMKM mandiri. Pengunjung bisa berbelanja berbagai produk, mulai dari kuliner, fashion, ekraf dan lainnya.

Batang Teras Pandawa dibangun di atas lahan seluas 6.889 meter persegi. Menghabiskan anggaran Rp 5,9 miliar. Ada 34 stan berukuran 2×2 meter dengan harga sewa Rp 600 ribu per bulan, 10 stan ukuran 2×2,5 meter seharga Rp 750 ribu per bulan dan 19 stan Rp 1 juta per bulan. (yan/zal)

Baca juga:  Ngabuburit Bareng Satwa di Safari Beach Jateng

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya