alexametrics

Lima Kali Longsor Susulan di Bukit Siglagah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Longsor susulan terus terjadi di Bukit Siglagah, Desa Pranten, Kecamatan Bawang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang mencatat, peristiwa itu terjadi lebih dari lima kali. Meski begitu, mahkota longsor belum habis.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi menjelaskan, longsor susulan terakhir terjadi pada Selasa (8/2). Gerakan tanah di bekas area longsor terjadi mulai pukul 14.00 WIB. Warga sekitar sempat mengabadikan peristiwa alam tersebut. Tanah berguguran dari bagian atas tebing bekas longsor yang berdiri 90 derajat.

“Sudah lebih dari lima kali longsor susulan, walaupun terlihat besar di video. Tapi itu termasuk kecil. Kami masih menunggu mahkota longsor habis, kondisinya masih cukup besar,” kata Ulul saat dikonfirmasi Rabu (9/2).

Baca juga:  SMPN 3 Banyubiru Terancam Longsor, Siswa Was-Was

Pihaknya memastikan, masih butuh waktu lama untuk mahkota longsor habis. Sehingga belum ada tindakan untuk membersihkan material sampai longsor susulan selesai. Warga sekitar juga sudah diberi peringatan untuk selalu waspada. Terutama saat hujan mengguyur di daerah atas.

“Kami sudah membuat surat edaran agar masyarakat di sekitar Kali Belo untuk wapada. Memantau setiap informasi yang diberikan terkait kebencanaan. Mengingat hujan deras kerap mengguyur daerah atas,” ucapnya.

Bukit Siglagah mengalami longsor besar pada malam tahun baru 2022. Area longsoran mencapai satu kilometer dengan material 1,7 juta meter kubik. Longsor tersebut telah membentuk daerah aliran sungai (DAS) baru. Kondisi itu bisa membahayakan masyarakat di sepanjang aliran yang dilaluinya jika terjadi banjir bandang. Seperti di Desa Deles dan Desa Candigugur, Kecamatan Bawang. (yan/zal)

Baca juga:  Kecewa Kenaikan UMK, Serikat Pekerja Wadul Bupati Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya