alexametrics

Belum Vaksin Tak Boleh Ikut Ibadah Natal di Gereja

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Gereja Katolik Santo Yusup Batang bakal menggelar ibadah Natal secara tatap muka. Namun prosesinya terbatas sesuai batasan protokol kesehatan (prokes). Hanya boleh diikuti jemaat yang sudah divaksin.

“Saya wajibkan kepada semua umat Katolik yang mau mengikuti langsung perayaan Natal, itu adalah mereka yang sudah divaksin. Wajib vaksin untuk mengikuti perayaan Ekaristi offline pada malam Natal dan Natal pagi,” tegas Pastor Gereja Santo Yusup, Romo Joseph Ohoiledwarin saat ditemui di kediamannya, Rabu (22/12).

Ia menjelaskan, kapasitas gereja juga akan dikurangi. Semula ruangan gereja mampu menampung 300-an jemaat, kini hanya bisa diisi 150 hingga 200 orang. Mengantisipasi jemaat yang tidak kebagian tempat, Gereja Santo Yusup bakal memasang tenda di halaman gereja.

Baca juga:  Kemas Jamu Lebih Modern

“Kami sudah mendata jemaat yang akan datang, jumlahnya lebih dari 200 orang. Maka kami menyediakan tratak di luar dengan 200-an kursi,” terangnya.

Gereja Santo Yusup sendiri jemaatnya berasal dari tiga kecamatan, yaitu Batang, Tulis, dan Bandar. Bagi warga luar kota yang pulang ke Batang juga disiapkan tempat khusus untuk ikut ibadah Natal. Mereka bisa mengikuti ibadah di balkon lantai dua dalam ruangan gereja.

Hal itu dilakukan agar warga luar daerah tidak bercampur dengan warga lokal. Mengingat pandemi masih berlangsung.

“Mereka diwajibkan melakukan swab antigen sebelum memasuki gereja, demi mencegah penyebaran covid. Sebelum perayaan, seluruh jemaat juga dilarang berjabat tangan dengan siapa pun,” ucapnya.

Baca juga:  Kembali Diintimidasi, Kepala BPD Lapor Polisi

Kemarin (22/12), pihak gereja tengah mempersiapkan perlengkapan Natal. Di halaman depan gereja beberapa pekerja sibuk melakukan pemasangan tenda. Sementara di dalam gereja, beberapa orang sedang membuat dekorasi sesuai teman Natal tahun ini.

Gereja Santo Yusup bakal menerapkan tema Jawa untuk Natal kali ini. Terlihat dari dekorasi dan aksen-aksen yang dibuat bernuansa Jawa. Musik gamelan juga bakal ditampilkan untuk mengiringi perayaan Natal.

“Tanggal 23 Desember 2021 seluruh persiapan sudah selesai. Untuk tempat parkir jemaat kami alihkan ke beberapa lokasi. Salah satunya di halaman masjid, itu sangat inspiratif bagi saya. Petugas masjid sangat welcome dengan kami,” tandasnya. (yan/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya