alexametrics

Sering Tertipu, Petani Gaharu Batang Mulai Budidaya Mandiri

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Kelompok petani pohon gaharu mulai budidaya mandiri. Sebab, sebelumnya banyak yang tertipu, lantaran ratusan pohon gaharu mati akibat ulah oknum yang mengaku paham budidaya.

Salah satu korbannya adalah Suprapti, 43, warga Desa Sempu, Kecamatan Limpung. Sebanyak 50 pohon yang sudah ditanam bertahun-tahun mati akibat salah penyuntikan dan salah serum. Ia terkena bujuk rayu orang yang mengaku bisa menyuntikkan serum ke pohon gaharu.  “50 persen pohon saya mati karena salah perawatan,” ujarnya.

Petani lain bahkan ada yang memiliki 100 pohon, semuanya rusak dan mati. Banyak petani lain yang mengalami nasib serupa. Pohon gaharu merupakan pohon langka yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Akar, batang, daun, biji, hingga daunnya bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam produk. Kayunya juga memiliki aroma wangi yang khas. Karenanya, batang pohonnya biasa dimanfaatkan sebagai bahan baku dupa ataupun wewangian.

Baca juga:  Daftar Pemilih di Batang Turun Drastis

Komoditas asli dari hutan di Indonesia itu peminatnya banyak berasal dari mancanegara. Baik Timur Tengah maupun Eropa. Mengetahui keistimewaannya, petani di Batang mulai banyak menanamnya sejak 7 tahun lalu. Untuk menanam, bibit kita bisa beli. Tapi proses, mengolah dan memasarkannya belum tahu. “Sekarang sudah ada pendamping yang bisa membantu kami. Melakukan proses budidaya gaharu yang berkualitas,” terangnya.

Pendampingan dilakukan pegiat gaharu asal Blitar Dewi Fortuna. Ia telah mengupayakan pendampingan sejak 3 bulan terakhir. Pohon-pohon yang sudah rusak akibat salah suntik dan serum bisa kembali produktif. Para petani dilatih rekayasa produksi gaharu. Seperti inokulasi atau penyuntikan serum hingga perawatan yang maksimal. “Serum ini saya produksi sendiri, bahannya organik. Saya juga siap menampung hasil produksi gaharu dari petani,” ujarnya.

Baca juga:  Libatkan Masyarakat, Peringatan Hari Bhayangkara Makin Meriah

Ia menjelaskan, olahan pohon gaharu bernilai ekspor tinggi. Produknya bisa berupa teh daun gaharu, kopi gaharu, sabun herbal gaharu, dupa, kerajinan kayu, dan parfum. (yan/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya