alexametrics

Kasus Pembobolan Pabrik Pakan Ternak di Batang Belum Terungkap

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Anggota Polres Batang kini tengah intensif menyelidiki kasus pembobolan di Pabrik Pakan Ternak PT Cheiljedang Feed Semarang (PT CJ) yang berlokasi di desa Surodadi Kecamatan Gringsing. Meski sudah berjalan hamper sebulan, Kasus ini belum juga terungkap.

Kapolres Batang AKBP Irwan Susanto melalui Kapolsek Gringsing Iptu Andi Fajar mengungkapkan, bahwa pencurian terjadi pada Senin (4/10/2021). Pihaknya sudah memeriksa satpam dan warga di sekitar pabrik.

Terbaru Tim Identifikasi dari Polres Batang yang melakukan olah TKP berusaha menemukan jejak pencuri seperti sidik jari di jendela dan brankas serta mengumpulkan data dari saksi. “Kami terus melakukan penyelidikan, selain memeriksa saksi, juga menggali informasi dari warga sekitar,” ucap Andi Kamis (28/10/2021).

Baca juga:  Berhasil Tanam 200 Ribu Mangrove dan Cemara

Aksi pencurian ini membuat geram aparat setempat. Karena tepat seminggu sebelumnya toko retail Alfamart yang lokasinya tepat berada di depan PT. CJ juga dibobol pencuri. Pencuri berhasil membawa kabur rokok senilai Rp 25 juta. Kasusnya juga masih dalam penyelidikan.

Hal ini tentu membuat membuat resah masyarakat setempat, maupun pelaku usaha di sekitar pabrik. Meskipun belum diketahui apakah pelaku pencurian di Alfamart dan PT. CJ ini sama atau tidak. “Kami akan terus mengejar dan menangkap kawanan pencuri ini. Supaya masyarakat tenang,” tegas Kapolsek.

Pendalaman dan keterangan saksi terus dikumpulkan sekaligus menyebar info. Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor jika mengetahui adanya transaksi laptop yang sekiranya mencurigakan.

Dari hasil penyelidikan sementara, diperkirakan pencuri berjumlah lebih dari tiga orang dan masuk melalui tembok belakang dengan mencongkel jendela kantor. Pencuri berhasil masuk ke ruang kantor utama dan lolos dari pantauan, meskipun banyak satpam berjaga di lingkungan pabrik.

Baca juga:  Santri Harus Terapkan 4M

Brankas berhasil dijebol menggunakan linggis, akan tetapi pencuri tidak beruntung karena dalam dalam keadaan kosong. Pencuri kemudian beralih ke ruang direksi di lantai dua dan mengambil 28 laptop berisi data perusahaan. Atas pencurian ini, diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

General Affair PT CJ Saiful Mustafa saat dikonfirmasi menyatakan, pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh aatpam Ahmad Kamal, sekitar jam 06.00. Ia melihat lantai dua kamar acak-acakan. Pada hari kejadian ada enam satpam yang bertugas. “Kebetulan agak teledor, karena CCTV di lingkungan pabrik sedang mengalami gangguan dan belum dibetulkan,” terangnya. (han/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya