alexametrics

Bakal Ada Tank dan Meriam di Alun-Alun Batang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – TNI Angkatan Laut (AL) bakal memberikan beberapa alat tempur kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang. Nantinya, alat tempur itu bakal dipajang di Alun-Alun Batang agar masyarakat Batang tak melupakan sejarah perjuangan bangsa.

Bupati Batang Wihaji pun sudah menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan TNI AL. Kemudian menyelesaikan administrasi pengiriman. Pemberian alat tempur itu dimaksudkan agar masyarakat Kabupaten Batang tahu sejarah perjuangan pahlawan.

“Alat tempur yang diberikan berupa satu unit tank dan dua unit meriam yang nanti kita pasang di Alun-Alun Batang. Termasuk masukan beliau, nanti tanknya berada di tengah dan meriamnya di samping kiri dan kanan,” terangnya usai acara tabur bunga dan berziarah bersama di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kadilangu, Kabupaten Batang Minggu (3/10/2021).

Baca juga:  Pj Bupati Batang Kesal 14 Camat Absen Rakor ODF

Acara tabur bunga tersebut dipimpin Komandan Korps Marinir Mayjen TNI Marinir Suhartono. Kegiatan dalam rangkaian acara HUT ke-76 TNI Angkatan Laut (AL) ini diikuti seluruh anggota Forkopimda Batang.

Dalam kesempatan tersebut Mayjen TNI Marinir Suhartono menjelaskan bahwa agenda tabur bunga merupakan wujud penghormatan kepada arwah para pahlawan. Mereka telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan RI. “Pagi ini di sepanjang Pantura ada lima titik TMP yang diziarahi. Salah satunya di TMP Kalibakung Tegal yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa TMP Kalibakung merupakan salah satu basis perjuangan TNI AL. Tergabung dalam Korps Armada IV Tegal. Selain itu, ada tiga titik lain di antaranya TMP Bahari di Kaki Gunung Ciremai yang mayoritas di dalamnya dimakamkan anggota TNI AL, TMP Penggarit Pemalang, dan TMP Kusuma Bangsa Kota Pekalongan.

Baca juga:  BMI asal Kabupaten Batang Meninggal Dunia di Hongkong

“Saya mendapatkan tugas di TMP Kadilangu Batang. Dimungkinkan karena Bapak Kasal (Kepala Staf Angkatan Laut) tahu bahwa saya dilahirkan di Kota Batang,” ucapnya.

Prajurit Angkatan Laut yang dimakamkan di TMP Kadilangu sebagian besar tergabung dalam Korps Armada IV Tegal. Ada 40 prajurit marinir yang dimakamkan. Sebagai putra daerah, ia berharap para pemuda di Kabupaten Batang semakin banyak yang memiliki minat untuk bergabung menjadi anggota TNI/Polri.

“Intinya generasi muda bergabung pada TNI/Polri untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu dan pahlawan kita. Seperti yang berpangkat Tamtama, Bintara, bahkan Perwira pun belum terlalu tinggi. Tapi sudah secara nyata mengorbankan jiwanya,” tandasnya. (yan/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya