alexametrics

Nelayan Batang Tolak Kenaikan 400 Persen PNBP Ikan Tangkapan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Para nelayan menyuarakan kembali penolakan kenaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pasalnya kenaikan sebesar 400 persen PNBP ikan tangkapan itu sangat tidak rasional. Karena itulah, para nelayan melakukan audiensi dengan Bupati Batang Wihaji.

“Tadi ada diskusi kecil, kalau kenaikannya hanya 50 persen atau maksimal 100 persen, masih bisa masuk. Ya di antara itulah,” ujar Bupati Batang Wihaji usai audiensi Kamis (30/9/2021).

Wihaji menjelaskan, nelayan dan pengusaha mengeluhkan PP nomor 88 tahun 2021. Mengatur PNBP dan harga patokan ikan. Mereka juga memprotes adanya harga patokan ikan yang ditetapkan. Selanjutnya, ia akan menyampaikan aspirasi itu langsung kepada Presiden, ketua DPR RI dan menteri KKP agar ada solusi terkait keluhan nelayan tersebut.

Baca juga:  Pemuda Dilatih Seduh Kopi Lokal

Para nelayan diminta untuk bersabar terlebih dahulu. Pihaknya mengapresiasi aksi yang dilakukan, karena aspirasi disampaikan dengan cara baik. Tetap menjaga kondusifitas. “Kalau nelayan berhenti melaut, saya hitung ada 10 ribu nelayan tidak melaut. Itu yang kami pikirkan,” terangnya.

Ketua DPC HNSI Batang Teguh Tarmujo pun berharap segera ada revisi peraturan tersebut. Menurutnya, kalau kenaikan 50 persen hingga 100 masih manusiawi. Sedangkan untuk nominal yang ada saat ini dirasa memberatkan.

Harga ikan yang dipatok lebih tinggi dari pasaran, sementara kenaikan PNBP terlalu tinggi. “Kenaikan 400 persen itu sudah di luar akal sehat. Bisa mematikan sektor usaha perikanan tangkap,” ucapnya.

Ia mencontohkan patokan harga ikan layang yang dipatok sekitar Rp 13 ribu, sementara harga di pasar sekitar Rp 10 ribu saja untuk kualitas super. Nominal yang dipatok pemerintah dianggap terlalu tinggi, dan PNBP akan menyesuaikan harga tersebut. “Nek bakule gelem tuku sesuai harga yang sudah dipatok, tidak masalah,” tandasnya. (yan/ida)

Baca juga:  Anggaran Pembangunan Dialihkan untuk Beli Pakan Satwa

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya