alexametrics

Pemkab Batang Siapkan Rencana Induk Drainase Perkotaan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Pemerintah Kabupaten Batang akan membuat rencana induk drainase perkotaan untuk atasi banjir tahunan. Rancangan itu disiapkan untuk wilayah kota yang kerap dilanda banjir saat musim hujan tiba. Sebanyak delapan desa dan kelurahan jadi langganan banjir.

Delapan wilayah itu adalah Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, Karanganyar, Denasri Kulon, Denasri Wetan, Watesalit, Klidang Wetan, dan Klidang Lor. “Rencananya tahun depan di Januari 2022, kami akan mulai membuat masterplan drainase perkotaan. Selama ini kami tidak punya,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Batang Ari Yudianto Rabu (15/9/2021).

Menurutnya, manfaat utama rencana induk itu untuk menangani masalah banjir secara komprehensif. Selama ini penanganan banjir di Kabupaten Batang diajukan secara parsial. Karenanya, banjir selalu jadi langganan tiap musim penghujan tiba.

Baca juga:  Galian C Ilegal di Batang Masih Marak

Selain itu, rencana induk bisa memetakan kebutuhan drainase untuk penanganan banjir. Pemkab bisa memprioritaskan titik mana saja yang perlu dibangun terlebih dahulu. Hal itu karena adanya keterbatasan anggaran.

Masterplan juga bisa sebagai dasar untuk mengajukan bantuan ke Pemprov atau pemerintah pusat terkait penanganan banjir,” ucapnya.

Anggaran yang dikeluarkan untuk pembuatan rencana induk itu sebesar Rp 300 juta. Masuk dalam APBD 2022.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kabupaten Batang Nursito menyatakan, penanganan banjir tahun ini mengandalkan normalisasi Sungai Sambong dan Gabus. Normalisasi keduanya sempat beberapa kali terkena refocusing karena dikerjakan oleh Pemprov Jateng.

Pelaksanaan normalisasi Sungai Sambong dikabarkan tetap dilanjutkan tahun ini, namun belum jelas kapan pelaksanaannya. Selain Sambong, Sungai Sono juga akan dinormalkan oleh Pemprov Jateng. “Normalisasi akan dilakukan sebelum Desember tahun ini,” ucapnya. (yan/ton)

Baca juga:  Dua Reklame Bahayakan Pengendara

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya