alexametrics

Semester Pertama, Investasi di Batang Capai Rp 1,7 Triliun

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Rampung semester pertama, Kabupaten Batang mendapatkan investasi Rp 1,7 triliun. Hal tersebut masih jauh di luar target pemerintah pusat untuk Kabupaten Batang. Targetnya mencapai Rp 10 triliun.

“Nilai investasi terbesar dari PT Nestle 1,6 triliun, untuk nilai investasi yang kecil-kecil hampir sekitar Rp 300 miliar,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang Wahyu Budi Santoso pada Jawa Pos Radar Semarang.

Nilai investasi sebesar itu, berasal dari empat perusahaan. Yaitu Nestle dengan produk makanan, PT Batang Apparel Indonesia dan PT Sinar Terang Benerang dengan produk konveksi, serta PT Wanho Industries Indonesia produknya mainan dengan kualitas ekspor. Adanya investasi tersebut bakal bisa menyerap 1.500 tenaga kerja. “Cuma, nilai investasi itu belum bisa tercatat di BKPM karena masih terkendala perizinan,” terangnya.

Baca juga:  Kembali Diintimidasi, Kepala BPD Lapor Polisi

Walau demikian, Wahyu tetap optimistis bisa mencapai target. Apalagi dengan adanya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang yang menjadi proyek strategis nasional.

“KIT Batang memang dipersiapkan Presiden Joko Widodo untuk relokasi investasi asing. Di sana pun sekarang lagi dibangun pabrik PT KCC Glass perusahaan kaca dari Korea Selatan, dan ke depan ada LG Chem akan melakukan ground breaking,” pungkasnya. (yan/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya