alexametrics

Ratusan Drum Bau Menyengat Gegerkan Pantai Sigandu

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Ratusan drum bekas gegerkan warga Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Sabtu (7/8/2021). Drum yang diduga bekas penampungan bahan kimia itu berbau menyengat dan mengganggu pernapasan. Warga sekitar lokasi merasakan pusing dan mual-mual usai menghirupnya.

Drum-drum itu tergeletak di kawasan Pantai Sigandu. Tepatnya berada di tanah lapang depan Kafe Payung Seribu. Menurut penuturan warga, drum itu telah ada sejak dua hari lalu. Barang tersebut disebut-sebut milik pengusaha asal Tegal.

“Tidak tahu pasti ya asal muasal kedatangan drum itu. Namun, sejak Jumat siang (6/8/2021), drum itu mengeluarkan aroma yang sangat menyengat,” ucap Multazam, warga sekitar pada awak media.

Bahkan, Sukono, salah seorang warga terpaksa dilarikan ke rumah sakit pada Sabtu siang (7/8/2021). Ia mengalami mual secara terus menerus. Tak hanya itu, seorang ibu juga dikabarkan menangis di dekat lokasi drum tersimpan. Anaknya sakit usai menghirup bau menyengat itu dalam waktu lama.

Baca juga:  Penampilan Pemain Muda PSIS Belum Memuaskan

Kapolres Batang, AKBP Edwin Louis Sengka mengatakan, kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan dan ditangani oleh Satreskrim Polres Batang. Drum itu bertuliskan Ethyl Mercaptan. Sebelumnya, warga yang resah langsung melapor ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Tulis pun langsung mendatangi lokasi.

Garis polisi langsung dipasang. Mereka menghubungi pemilik drum, kemudian segera memindahkan ratusan drum ke tempat lain. Kapolsek Tulis, Iptu Darwan memimpin langsung memproses pemindahan drum berbau menyengat itu. Polres Batang pun menyita dua drum sebagai barang bukti serta untuk kepentingan penyelidikan. (yan/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya