alexametrics

Batang Kekurangan Dokter Hewan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemkab Batang kekurangan dokter hewan. Hal itu berdampak pada proses pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Pasalnya hanya ada tiga dokter hewan yang dimiliki Dinas Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (Dislutkanak) Kabupaten Batang.

“Kami hanya punya dokter hewan PNS satu, dan PPPK dua orang. Padahal, idealnya satu kecamatan harus ada satu dokter hewan. Kami banyak kekurangan dokter hewan,” ujar Syaiful Husna, kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner saat ditemui di kantornya.

Ia menjelaskan, seperti tahun-tahun sebelumnya, pemeriksaan jelang Idul Adha fokus pada kantong-kantong atau kelompok peternak. Mereka adalah para penyuplai yang berada di desa-desa. Selanjutnya, saat H-7, pemeriksaan dialihkan ke jalan-jalan tempat penjualan. “Dokter hewannya kekurangan, jelas tidak bisa terjangkau semuanya. Hanya yang besar-besar saja,” imbuhnya.

Baca juga:  Penyederhanaan Jabatan Membuat Birokrasi Lebih Dinamis

Melalui pemeriksaan yang dilakukan, pihaknya akan mengeluarkan surat keterangan sehat pada hewan. Surat itu dijadikan patokan oleh para pembeli, untuk melihat usia, kesehatan, dan yang lainnya. Persyaratan usia hewan kambing yang bisa dikurbankan adalah minimal 1 tahun. Sementara sapi 2 tahun, diketahui melalui giginya. “Sementara penyakit yang paling diwaspadai jelang kurban adalah scabies,” tandasnya. (yan/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya