alexametrics

Sekretaris Perusahaan Pengolahan Ikan Ditemukan Tewas di WC Gudang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Penemuan jasad wanita muda gegerkan warga Karangasem Utara, Kecamatan Batang Minggu (13/6/2021). PF, 24 ditemukan tewas di kamar mandi gudang perusahaan pengolahan ikan, Dukuh Pasirsari. Sebelumnya korban dikabarkan tak pulang ke rumah sejak Kamis (10/6/2021).

Korban ditemukan dalam posisi tengkurap sekitar pukul 12.30 siang. Ada handuk serta kerudung yang melilit lehernya. Sebuah bantal juga ditemukan di sebelah jasad korban. PF itu bekerja sebagai sekretaris di gudang perusahaan tersebut dan bertugas mencatat keluar masuk ikan, pembayaran, dan lain sebagainya.

Ana, kakak korban menjelaskan, sebelum ditemukan, korban pergi tanpa pamit Rabu (9/6/2021) sekitar pukul 22.00. Ia pergi mengendarai sepeda motor milik juragan tempat ia bekerja. Tak ada rasa curiga saat kepergiannya tersebut, karena terbiasa menginap di tempat kerja ataupun temannya. “Kamis pagi itu nomornya (ponsel, red) sudah tidak bisa dihubungi, katanya sudah tidak aktif sejak pukul 08.00,” ujarnya.

Baca juga:  Rutan Rowobelang Digeledah, Barang-Barang Terlarang Diamankan

Pihak keluarga terus mencari anak bontot dari lima bersaudara itu. Beberapa kerabat, dan teman korban pun ikut dihubungi. Bahkan teman korban di Kabupaten Kendal juga dihubungi, namun tak membuahkan hasil.

Minggu (15/6/2021), karyawan tempatnya bekerja merasa ada yang janggal. Mereka mencium bau tak sedap yang diduga bukan dari ikan. Ana diajak untuk datang ke gudang oleh sang juragan. Hal tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengetahui korban sudah tidak pulang beberapa hari.

Sesampainya di kantor gudang, pintu utama terkunci dari dalam. Ia menjelaskan hari sebelumnya memang tidak ada aktivitas di gudang. “Kantore kuncinan terus,” timpalnya.

Pintu pun didobrak, bau menyengat semakin tercium. Mereka langsung menuju kamar mandi. “Saya langsung lemas, tidak sanggup melihatnya. Kekasihnya yang ikut mengangkat jasad korban,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca juga:  27 Pekerja PLTU Dikarantina di Kapal Tongkang

Polisi yang datang, membawa korban ke RSUD Kalisari Batang untuk diautopsi Tim DVI Bid Dokkes Polda Jateng. Korban selesai diautopsi sekitar pukul 22.00 dan langsung dibawa pulang untuk disemayamkan. “Tidak ada yang hilang, motor juga terparkir di depan kantor. Selasa (8/6/2021) dia sama saya kerikan karena kurang enak badan,” kata Ana.

Selain itu, Ana bercerita bahwa korban  biasa srawung dan guyon dengan keluarga dan teman-temannya. Namun pribadinya tertutup. “Pernah beberapa kali cekcok dengan kekasihnya. Sampai mengunci pintu kamar dan harus didobrak oleh kekasihnya. Mereka kerja di satu perusahaan itu,” ucapnya.

Korban bekerja di tempat tersebut belum sampai satu tahun. Ia dan kekasihnya sempat bertunangan sejak tahun lalu. Namun korban membatalkan dan mengembalikan cincin tunangannya tahun ini. Ana tidak mau menuduh siapapun, dan menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya ke Kepolisian. Hingga kini belum diketahui penyebab kematian korban, karena masih menunggu proses penyelidikan. “Keputusan nanti dari polisi, saya tidak mau berbicara macam-macam nanti timbul fitnah,” tandasnya. (yan/ton)

Baca juga:  Kernet Tewas Tertabrak saat Atur Lalin

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya