alexametrics


Lowongan Hanya untuk Warga Batang

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Batang – Pemkab Batang meluncurkan website Batang Career versi dua Rabu (9/6/2021). Sudah ada 15 perusahaan yang telah bergabung di layanan pencari kerja tersebut. Versi terbaru itu kini punya halaman khusus bagi para pemberi kerja. Perusahaan bisa membuat akun dan bebas membuka lowongan.

Ribuan lowongan pun sudah tersedia untuk masyarakat ber-KTP Batang. Walaupun perusahaan dan lowongan yang ada berasal dari berbagai daerah, layanan tersebut dikhususkan untuk warga Batang saja. Masyarakat bisa mencari dan melamar pekerjaan secara langsung di website karir.batangkab.go.id.

Bupati Batang Wihaji mengatakan, pihaknya telah memperkuat aturan Batang Career. Supaya dapat memberikan kepastian pada para pencari kerja agar mendapatkan pekerjaan sesuai harapan. Sementara pemberi kerja memperoleh karyawan yang berkompeten. “Ini yang pertama, saya kira daerah lain di Indonesia belum ada yang memiliki aplikasi seperti ini,” ucapnya.

Ia menyebutkan, perusahaan yang sudah bergabung diantaranya adalah PT Wanho Industries Indonesia, PT Batang Alum Industrie, PT Batang Apparel Indonesia, Bank BTN, dan lain sebagainya. PT Wanho Industries Indonesia sendiri membuka 500 lowongan tenaga kerja baru. Sementara PT Batang Apparel Indonesia membutuhkan 1.200 tenaga kerja. Pembukaan lowongan kerja dilakukan secara bertahap dalam tahun ini.

“Ini bentuk keberpihakan Pemda kepada warga lokal, sehingga kami bisa melayani para pencari kerja, tapi tidak mengurangi profesionalisme kerja,” ungkapnya.

Kepala Disnaker Batang Suprapto menyampaikan, layanan yang diberikan ditujukan untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan. Serta meningkatkan angka kesempatan kerja di Kabupaten Batang. “Aplikasi ini ada versi 1 dan 2. Versi 1 sebelumnya hanya dibuat untuk pencari kerja dan perusahaan belum bisa membuat akun. Pada versi 2 ini dimodifikasi agar semua perusahaan bisa membuat akun di Batang Career. Tahun depan pengembangan verai 3 bakal terkoneksi dengan provinsi dan kementerian,” terangnya. (yan/ton)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer