alexametrics


Ketahuan Corat-Coret saat Lulusan, Ijazah Bakal Ditahan

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Batang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang instruksikan sekolah tahan ijazah siswa yang corat-coret seragam saat kelulusan. Tidak hanya itu, mereka yang melakukan konvoi kendaraan bermotor juga bakal diberi sanksi demikian.

Kepala Disdikbud Kabupaten Batang Achmad Taufiq mengatakan, corat-coret rambut, seragam dan konvoi itu bentuk luapan kegembiraan yang negatif. Pihaknya telah menghimbau para kepala sekolah dan para pengawas agar tidak terjadi hal yang demikian itu. “Sanksinya, ijazah ditahan dan tidak boleh diberikan,” tegas Taufiq saat ditemui di kantornya, Senin (7/6/2021).

Pengumuman kelulusan sendiri telah dilakukan sejak 3 Mei untuk tingkat SMA, 4 Juni untuk SMP, dan 15 Juni untuk SD. Berdasarkan pantauan koran ini, konvoi lulusan dengan kenalpot bising terlihat dibeberapa tempat. Seperti di Jembatan Sibiting, di dekat wisata Kembanglangit, Kecamatan Blado, Jumat (4/6/2021). Juga di jalan Pantura Kecamatan Banyuputih, Sabtu (5/6/2021).

“Saya sudah mengirimkan surat ke Kapolres, yang bisa di teruskan ke Polsek-polsek. Mereka punya perangkat hingga ke seluruh wilayah yang menjangkau sekolah-sekolah. Demi mengantisipasi konvoi dan corat-coret seragam,” terangnya.

Taufiq menjelaskan bahwa penahanan ijazah dilakukan sampai yang bersangkutan membuat pernyataan permintaan maaf. Kemudian menunjukkan sifat baik ketika masuk ke SMA. Selain itu, pihaknya juga telah menghimbau lewat kepala sekolah dan pengawas agar siswa meluapkan kegembiraan secara positif. Seperti mendatangi PMI untuk donor darah bagi siswa SMA, dan mengumpulkan seragamnya untuk disumbangkan bagi yang SMP. “Itu masih bisa dipakai adik kelasnya, apalagi setahun ini seragamnya jarang dipakai,” ucap Taufiq.

Persyaratan untuk kelulusan tahun ini sendiri sudah ditentukan. Tidak serta-merta semua peserta didik bisa lulus. Salah satu syaratnya adalah siswa harus mengikuti seluruh semester, dari satu sampai enam. “Siswa juga harus berperilaku baik, itu syarat-syarat pokok yang tidak boleh ditinggalkan,” tandasnya. (yan/bas)

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer