alexametrics


Tak Bisa Tunjukkan Surat Negatif Covid Langsung Dirapid Antigen

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Batang – Hari pertama penyekatan larangan mudik, arus lalu lintas didominasi truk-truk besar Kamis (6/5/2021). Sejumlah pengendara mobil dengan pelat nomor luar Jawa Tengah dipersilakan melanjutkan perjalanan dengan berbagai alasan.

Adapula pengguna mobil yang enggan menyebutkan bahwa ia sedang mudik. Bersama keluarga ia menyebutkan akan berlibur. “Kami ingin liburan,” ujar perempuan yang enggan disebutkan namanya. Ia melakukan perjalanan dari Bekasi dengan tujuan Solo.

Satu rombongan pengendara dari Karawang dipersilakan melanjutkan perjalanan dalam penjaringan di Rest Area 379 Gringsing, Jalan Tol Semarang-Batang. Pengemudi terlihat tergesa-gesa untuk segera melanjutkan perjalanan. Ia beralasan akan menghadiri pemakaman salah satu keluarganya di Jogjakarta. Kasat Lantas Polres Batang AKP Adis Dani Garta menjelaskan, pengemudi tersebut membawa kelengkapan surat untuk menghadiri pemakaman keluarganya.

Pemudik yang tidak bisa menunjukkan surat negatif covid langsung dirapid antigen. Satu pemudik harus berkali-kali dimasukkan alat swab ke dalam hidungnya. Petugas gagal mengambil sampel lendir. “Ini mau mudik, perjalanan dari Tegal ke Pati. Geli sekali tadi, baru pertama diswab,” ujar Islahuddin.

Polres Batang menghentikan beberapa kendaraan dan mengecek kelengkapan surat dan syarat perjalanan jauh. Seperti surat negatif covid, surat perjalanan dari kantor, dan lain sebagainya. “Bila ada pengendara berplat luar Jateng, surat dari perusahaan atau institusi terkait akan kami kroscek. Betul atau tidak surat tersebut. Jangan sampai, dengan surat mereka bisa mengelabuhi petugas. Jika diketahui surat yang dibawa abal-abal, akan diarahkan untuk putar balik,” tegas Adis.

Berdasarkan pantauan petugas, arus lalu lintas di tol padat pada malam H-2 larangan mudik. Sementara pada hari pertama larangan mudik, beberapa kendaraan berplat nomor B masih terlihat. Beberapa di antaranya terlihat membawa banyak barang bawaan khas mudik dari luar kaca mobil.

Kasi Dokkes Polres Batang dr Cipto Waluyo menjelaskan, selama penjaringan di rest area Gringsing, tiap hari pihaknya melakukan rapid antigen terhadap 25 hingga 30 mobil. Pengendara yang diutamakan adalah berplat luar provinsi.

Sejak 2 Mei 2021, hanya ditemukan satu pemudik yang positif covid dari hasil rapid antigen. Usai dinyatakan positif, pemudik itu langsung diswab PCR. Hasilnya tetap menunjukkan positif covid. Korban merupakan pemudik asal Jakarta dengan tujuan Tulungagung. “Karena tanpa gejala, kami menghubungi Dinas Kesehatan Tulungagung. Lalu minta sesampainya di Tulungagung langsung diisolasi,” jelasnya. (yan/ton)

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer