alexametrics

Sakit Hati karena Diberhentikan, PRT Gasak Ponsel dan Uang Majikan

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Batang – Mantan pembantu rumah tangga (PRT) di Kecamatan Gringsing gasak ponsel dan uang majikannya. Pelaku adalah LM, 46, warga Desa Mentosari. Ia nekat mencuri di rumah Khozin yang juga merupakan tetangganya.

Peristiwa pencurian itu terjadi pada 12 Januari 2021 lalu. Sekitar pukul 18.15, LM yang pernah bekerja di rumah Khozin leluasa masuk. Ia tahu dimana lokasi benda-benda berharga diletakkan. LM masuk melalui pintu samping yang tidak terkunci. Tanpa basa-basi, ia langsung mengincar lemari kecil di ruang keluarga.

Kebetulan, saat kejadian suasana sepi. Di atas lemari itu ada tiga buah ponsel dan dompet berisi uang. Ketiga ponsel diambil sedangkan dompet dibuang di kamar mandi setelah diambil isinya.

Khozin baru mengetahui barang berharga dan dompetnya hilang pada malam hari. Ia menaruh curiga jika pelakunya adalah LM. Ia merasa, sejak LM bekerja sebagai PRT, uangnya sering hilang.

Kejadian ini dilaporkan ke Polsek Gringsing. Setelah penyidikan dan mengumpulkan bukti dilakukan. Akhirnya LM berhasil diamankan ketika akan pulang ke Garut daerah asalnya, Senin (12/4/2021) malam.

Di hadapan petugas, ibu dua anak tersebut mengakui semua perbuatannya. Ia melakukan pencurian karena sakit hati setelah diberhentikan sebagai PRT. “Uang tunai dan hasil penjualan HP saya buang semua ke sungai. Niat saya memang tidak mencuri tapi untuk membalaskan sakit hati,” kata LM.

Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka melalui Kapolsek Gringsing Iptu Andi Fajar menjelaskan, pelaku diamankan tanpa perlawanan. “Tersangka kami amankan tanpa perlawanan saat akan mudik ke kampung halamannya di Garut. LM akan dikenai pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun,” timpalnya, Rabu (14/4/2021). (yan/bas)

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer