alexametrics

Desa di Batang Ini Bangun Gapura dari 5.000 Botol Bekas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Kreativitas warga Desa Yosorejo, Kecamatan Gringsing, patut diapresiasi. Dimotori paguyuban RT dan ibu-ibu PKK, warga membangun gapura dari 5.000 botol bekas.

Gapura megah itu dibuat setinggi empat meter di RT 4 RW 2. Dibuat dari botol-botol bekas berisi cacahan plastik yang dipadatkan dan diberi kerangka besi. Warga membuatnya satu per satu secara swadaya. Berbagai macam plastik bungkus makanan dan minuman dikumpulkan. Seperti bungkus kopi, permen, sabun cuci, dan lainnya.

Gapura selebar 6,2 meter itu menyambut siapa pun yang masuk ke Desa Yosorejo. Di sekelilingnya dipercantik dengan taman berbagai tanaman.  Mulai sayur, aneka bunga, dan tanaman obat. Jembatan dan gebyok dari bambu juga dipasang sebagai pelengkap. Jika malam tiba gapura menjadi semakin cantik bertabur lampu hias.

Baca juga:  Awal Tahun Santuni 100 Anak Yatim

Warga membutuhkan waktu satu bulan untuk mengumpulkan ribuan ecobrick tersebut. Gapura itu memakai konsep tradisional dan kearifan lokal.

Warna merah melambangkan mahkota, warna hijau melambangkan daun jati yang menjadi ikon Kabupaten Batang dan angka sembilan melambangkan Wali Songo dan NU.“Ada juga huruf terpotong di kiri kanan yang jika digabung menjadi huruf Y sebagai inisial nama desa,” jelas Ketua PKK Desa Yosorejo Ika Nawang Suprayitno.

Gapura yang telah berdiri menarik masyarakat yang melintas. Tak jarang mereka berhenti untuk sekedar berswafoto. Berkat kerja keras warganya itu, Ika berharap mereka bisa maju ke lomba tingkat provinsi. Sebagai wakil Kabupaten Batang.“Kami optimistis karena sebelumnya Yosorejo menjadi juara lomba Hibah RT,” tegasnya. (yan/zal)

Baca juga:  DIPA Polres Batang Naik, Dua Polsek Justru Turun

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya