alexametrics

Wihaji Klaim Rampungkan Proyek Prioritas Rp 48 M

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Bupati Batang Wihaji mengklaim berhasil merampungkan berbagai pembangunan infrastruktur prioritas pada 2020. Hal itu disampaikan Wihaji saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Kabupaten Batang, Kamis (8/4/2021). Upacara dihelat di halaman kantor bupati dengan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Puluhan ASN, TNI, dan Polri mengikuti upacara dengan khidmat. Tampak Wakil Bupati Suyono, Ketua DPRD Maulana Yusup, Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Arh Yan Eka Putra, dan Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Senka mengenakan baju adat.

Pimpinan Jawa Pos Radar Semarang juga turut hadir. Rombongan dipimpin Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi memberikan ucapan selamat dan buket bunga secara langsung. Momen itu disaksikan oleh semua tamu undangan yang hadir.

Baca juga:  Gedung Puskesmas Gringsing Kini lebih Representatif

“Selamat ulang tahun ke-55 Kabupaten Batang, semoga sukses di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Wihaji dan Bapak Wakil Bupati Suyono menuju Batang yang mandiri,” tutur Baehaqi.

Turut mendampingi Baehaqi, Pemimpin Redaksi Arif Riyanto, Manager Bisnis Sugiyanto Wiyono, Manager Keuangan Indah Fajarwati, Redaktur Pelaksana Ida Norlayla, dan Kepala Biro Pekalongan Lutfi Hanafi.

Wihaji menjelaskan, proyek prioritas yang telah rampung pada 2020 senilai sekitar Rp 48 miliar. Keberadaan proyek itu dianggap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Keberhasilan itu tidak lepas dari dukungan semua pihak, dan birokrasi yang baik menjadi kunci sebuah pemerintahan yang baik dan menentukan keberhasilan pembangunan,” ucapnya.

Sejumlah proyek infrastruktur di masa pandemi yang berhasil diselesaikan itu di antaranya, pemeliharaan ruas jalan Blado menuju Pagilaran dan Wonobodro menuju Besani di Kecamatan Blado, serta ruas jalan Pantai Jodo dari Krengseng, Kecamatan Gringsing.

Baca juga:  Hujan Lebat, Kawasan Simpang Lima Dikepung Banjir

Selanjutnya, peningkatan ruas jalan Tambakboyo hingga Pacet, Kecamatan Reban; pembangunan Bazar Bisnis Center, pembangunan gedung ICU RSUD Limpung, pembangunan gedung PSC 119, pembangunan Gedung Polsek Kandeman, dan pembangunan Garasi Mobil Kodim Batang.

Wihaji menerangkan, selama pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi pada 2020 ikut terdampak. Angkanya terkontraksi menjadi minus 1,29 persen.“Kondisi ini berpengaruh pada meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Batang,” katanya.

Selain itu, proyek lain yang berhasil dikerjakan adalah rehabilitasi jaringan irigasi Desa Jatisari, Kecamatan Subah; irigasi Tulungatis, Desa Gombong, Kecamatan Pecalungan, dan irigasi Bringan, Desa Tanjungsari, Kecamatan Tersono. “Masih banyak lagi proyek-proyek strategis yang dirampungkan,” ujarnya.

Kabupaten Batang sendiri mempunyai potensi besar di bidang perekonomian. Berbagai pihak mengapresiasi munculnya Kawasan Industri Terpadu Batang. Keberadaannya bakal mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah. Juga membawa arah positif perekonomian nasional.

Baca juga:  Kampanyekan Kebersihan Lingkungan Sambil Ngontel Keliling Batang

“Karena itu, apa yang disampaikan beberapa pejabat dari luar daerah, baik dari tingkat kementerian, BUMN, maupun kepala daerah lain, mereka berharap Kabupaten Batang menjadi bagian dari penopang ekonomi nasional,” tandasnya. (yan/aro)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya