alexametrics

Anggarkan Kembali Bantuan Warga Terdampak Islamic Center

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Pemkab Batang akan menganggarkan kembali bantuan untuk warga terdampak pembangunan Islamic Center. Sebab 51 orang belum mengambil uang ganti bongkar. Sementara batas pengambilannya Desember 2020.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang Murdiyono akan mengupayakan penganggaran kembali pada tahun 2021. Tercatat ada 51 penghuni warung yang belum mengambil uang ganti bongkar. “Yang sudah mengambil 36 orang. Namun karena batas waktu pengambilan Desember 2020 tidak diambil, maka uang dikembalika ke kas daerah,” tegasnya.

Sebelumnya, saat pembongkaran dan perataan bangunan di eks Pangkalan Truk Banyuputih, Kamis (18/3/2021) lalu, beberapa warga menanyakan uang bongkar apakah masih bisa diambil. Jumlah kompensasi tersebut bervariasi. Menyesuaikan luas lahan yang disewa, antara Rp 2 juta sampai Rp 3 juta.

Baca juga:  Pembangunan Islamic Center Tahap Dua Digelontor Rp 13,67 Miliar

Saat ini Pemkab Batang telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Islamic Center. Total ada 39 bangunan yang akan diratakan. Pihaknya tidak menarget rampung dalam waktu dekat. Di lain pihak, warga terdampak melakukan pembongkaran secara mandiri. Mereka mengambil material yang masih bisa dimanfaatkan. Baik untuk dijual ataupun untuk dibangun kembali.

Murdiyono menegaskan, pembangunan Islamic Center dengan luasan sekitar satu hektare akan segara dimulai.

Kepala Dinas PUPR Batang, Nursito menambahkan, saat ini masih proses lelang. Pertengah April 2021 mendatang diperkirakan sudah diketahui pemenangnya. Pembangunan akan dilakukan dalam dua tahap. Target pembangunan dimulai awal Juni. “Insyaallah kami punya waktu enam bulan untuk pengerjaan tahap pertama,” katanya.

Baca juga:  Satpam Nikah Diantar Mobil Ketua DPRD

Pembangunan tahap pertama dianggarkan Rp 14 miliar. Sementara tahap kedua Rp 26 miliar. Pembangunan Islamic Center Batang ini akan mencakup beberapa objek bangunan. “Kami belum tahu persis mana saja yang akan dibangun, tapi kami akan mengutamakan pembangunan miniatur Kabah sebagai media manasik haji,” tandasnya. (yan/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya