alexametrics

Bawaslu Tetap Gencarkan Edukasi Pemilih

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batang, terus melakukan edukasi masyarakat agar melek politik. Kendati Pemilukada serentak baru saja digelar 9 Desember 2020 lalu. Sebab melalui cara itu, masyarakat diharapkan bisa mengetahui cara memilih pemimpin yang baik.

Ketua Bawaslu Kabupaten Batang Achmad Soeharto mengatakan, pihaknya sangat intensif dalam berbagai kegiatan pendidikan politik, demokrasi, serta sosialisasi pengawasan partisipatif berbasis masyarakat sipil.

“Berbagai program kami lakukan. Di antaranya Bawaslu mengajar yang sasarannya adalah pelajar SMA, MA, dan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), Bawaslu go to campus, kemudian juga melalui program Merindu live streaming Youtube dan Radio Abirawa FM,” jelasnya saat menggelar publikasi kinerja tahun 2020, Kamis (14/1/2021).

Baca juga:  Pengerukan Drainase Bubakan Masuk Tahap III

Program Merindu, diakuinya, membahas seputar Pemilu dan demokrasi yang dilaksanakan dua minggu sekali. Menyasar semua kalangan pendengaran radio dan milenial di channel Youtube. Haluan program-program Bawaslu beralih ke digital karena pandemi Covid-19. Sosialisasi tidak lagi bisa dilakukan secara tatap muka, melainkan dengan memanfaatkan dunia digital.

Seperti pembuatan iklan layanan masyarakat yang diberi nama Quantum atau quality time untuk mengawal demokrasi. “Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang, Bawaslu ikut dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Publikasi kinerja Bawaslu itu digelar melalui video conference via zoom. Hadir dalam agenda itu Wakil Bupati (Wabup) Batang Suyono, Ketua Bawaslu Jateng, partai politik, lembaga pendidikan dan unsur forkopimda.

Baca juga:  Tiga Rumah Ludes Terbakar, Pemilik: Tak Ada Kesempatan Menyelamatkan Barang

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Muhammad Fajar SAKA mengatakan, ketika tidak ada pemilu, proses menuju demokrasi harus tetap dilanjutkan. Bukan berarti jika tidak ada pemilu, Bawaslu dan lembaga penyelenggara pemilu tidak bekerja.

Mengembangkan proses demokrasi itu juga bagian dari persiapan untuk menyusun pemilu berikutnya. “Penyampaian kesadaran memilih pemimpin bisa disampaikan setiap waktu, tidak hanya ketika ada pemilu. Soal bagaimana cara memilih pemimpin yang baik bisa diinformasikan setiap saat,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Batang Suyono memberikan apresiasi terhadap Bawaslu Kabupaten Batang. Bawaslu telah memberikan motivasi dan edukasi kepada masyrakat dalam tatanan demokrasi. “Hal itu menjadi modal kepercayaan masyarakat atas gelaran pemilu mendatang,” katanya. (yan/ida)

Baca juga:  Satu Hektare Lahan Hasilkan 17 Ton Bawang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya