alexametrics

Api Bakar Rumah dan Gudang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Kebakaran hanguskan gudang dan rumah dalam waktu berdekatan. Kejadian itu berada di dua tempat berbeda, Senin (28/12/2020) malam di Kecamatan Limpung dan Selasa (29/12/2020) pagi di Kecamatan Gringsing.

Kebakaran gudang penyimpanan barang dagangan di Dukuh Kemiri, Desa Kepuh, Kecamatan Limpung terjadi pukul 20.30 malam. Gudang itu berisi alat rumah tangga yang terbuat dari plastik, kayu, dan logam. Tiga unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi kejadian. Api baru bisa dipadamkan tiga jam kemudian.

Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran gudang milik Suroro, 41, warga Desa Kalisalak, Kecamatan Limpung itu. Kapolsek Limpung AKP Yorisa Prabowo mengungkapkan, isi gudang yang mudah terbakar membuat api cepat membesar.”Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik dari depan gudang, sehingga menimbulkan percikan api selanjutnya menjalar ke dalam gudang,” jelasnya Selasa (29/12/2020).

Baca juga:  Pekerja PLTU Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Sementara itu, di Kecamatan Gringsing kebakaran menghanguskan rumah yang ditempati Budi Herisusanto, 55. Kejadian bermula pada Selasa (29/12/2020), sekitar pukul 08.30 pagi.

Rumah tersebut tengah ditinggal pemiliknya sejak pagi. Menurut kesaksian Maya, tetangga korban, ia mendengar suara gemeratak dari arah belakang. Maya keluar dan melihat ada asap mengepul dari rumah Budi.

Kades Gringsing Murtadlo melapor ke muspika dan memanggil pemadam kebakaran. Upaya pemadaman terkendala sarang tawon di atap rumah. Ribuan tawon berhamburan karena asap dan semprotan air. Setelah berjuang sekitar 30 menit api berhasil dipadamkan.

Istri Budi Herisusanto, Listyani hanya bisa meratapi musibah yang dialami. “Ijazah saya, dan anak-anak, serta surat-surat berharga terbakar semua,” kata Listyani sambil menangis.

Baca juga:  Kecelakaan Maut Motor Vs Bus di Alas Roban, Seorang Pemudik Tewas

Rumah tersebut sudah beberapa tahun dikontrak Budi Herisusanto dan Listyani dari Maya. Kesehariannya, pasutri itu bekerja dari memberi les dan bimbingan belajar. Listyani menceritakan, dirinya sedang berada di Weleri sejak hari sebelumnya saat kejadian. Ia mengawasi pembangunan rumah baru. Sementara, sang suami baru berangkat ke Temanggung pukul 05.00 pagi. Kapolsek Gringsing AKP Haryo Dewo menjelaskan, api diduga dari kompor yang lupa dimatikan. (yan/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya