alexametrics

Enam Gudang Pabrik Teh Dandang Dilalap Api

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Pabrik teh Dandang di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Batang terbakar Minggu (6/12/2020) pagi. Enam gudang beserta isinya hangus. Api diperkirakan muncul sejak pukul 03.00 WIB.

Kasi Pemadam Kebakaran, Satpol PP Kabupaten Batang Iwan Junaedi menjelaskan, pihaknya baru menerima laporan pukul 04.30 WIB. Saat itu kondisi api sudah merembet ke mana-mana dan membesar. Selama kejadian, hujan juga turun dengan intensitas ringan.

Menurutnya, pihak PT Kartini Teh Nasional selaku pengelola pabrik tahu saat api sudah mulai membesar. Informasi pertama justu dari karyawan yang tinggal di mes sekitar pabrik dan lapor lebih dari pukul 04.00 WIB.

Enam unit mobil pemadam kebaran dikerahkan. Satu di antaranya bantuan dari Kota Pekalongan. Iwan menyebut hampir seluruh gudang terbakar. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” jelasnya di lokasi Minggu (6/12/2020).

Baca juga:  Warga Ditarik Oknum Panitia PTSL Rp 975 Ribu hingga Rp 1 juta

Atas kejadian itu, pihak pabrik tidak memperkenankan media memasuki area pabrik. Saat itu, manajemen juga tidak bisa dimintai keterangan. Sementara pihak kepolisian masih menyelidiki dan meminta keterangan beberapa saksi.

Api pertama kali diketahui karyawan bernama Anis Rahana, 23, dan Anita, 18. Mereka tinggal di mes pabrik tersebut. Mengetahui adanya kepulan asap dari dalam pabrik, keduanya memberitahukan kepada satpam yang berjaga. Selanjutnya satpam baru melapor Pemadam Kebakaran Kabupaten Batang.

Api dapat dipadamkan oleh petugas dibantu TNI dan pihak kepolisian sekitar pukul 09.30 WIB. Hingga pukul 11.00 WIB, tim pemadam terus berjibaku untuk melakukan sterilisasi. Kepulan asap masih membumbung dari sisa teh yang terbakar. Sementara beberapa titik api juga masih terlihat.

Baca juga:  Bupati Batang Janji Perjuangkan Tenaga Pendidik Jadi PPPK

Bangunan yang terbakar berisi bahan baku pembuatan teh kemasan dan hasil produksi. Bahan yang mudah terbakar membuat api cepat merembet. Saat kejadian, karyawan pabrik libur. Kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Dugaan sementara api berasal dari adanya korsleting listrik. Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Ulul Azmi menerangkan, kebakaran belum diketahui penyebabnya secara pasti. “Kebakaran ditangani tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Batang, dan beberapa daerah di sekitar,” paparnya. (yan/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya