alexametrics

Perkuat Tabayun, Bekali Ilmu Jurnalistik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BatangSebanyak 40 pemuda NU dibekali ilmu jurnalistik untuk perkuat tabayun. Mereka diharapkan bisa melakukan cek fakta atas informasi yang tersebar di internet. NU Kabupaten Batang serius menyiapkan kader yang paham betul perihal media, khususnya media digital.

Ketua Lembaga Ta’lif wan Nasyr Pengurus Cabang NU (LTN PCNU) Kabupaten Batang Jabir Alfaruqi berujar, persaingan dakwah sekarang bergeser dari mimbar ke internet, seperti media sosial. Karenanya, pemuda NU harus betul-betul menguasai sektor tersebut. Agar tidak dikuasai orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Generasi muda kita harus harus menguasai media digital sebagai sarana menyebarkan Islam yang rahmatan lil alamin,” ucapnya pada Jawa Pos Radar Semaran Senin (26/10/2020).

Baca juga:  Berharap Pemuda Batang di Kancah Nasional

Bengkel jurnalistik tersebut diadakan LTN PCNU Batang di Madrasah Aliyah (MA) NU Banyuputih Minggu (25/10/2020). Para pemuda NU itu dilatih mulai dari kemampuan menulis, menggambar karitatur, membuat web sampai teknik membuat video.

Kepala Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah Haerudin berpendapat, ada beberapa persoalan yang menjadi masalah serius saat ini. Di antaranya, radikalisme, hoaks, narkoba, dan tenaga kerja.

“Pendidikan jurnalistik multimedia ini diharapkan bisa mengurangi masalah dari empat persoalan itu. Dengan paham Islam yang rahmatan lil alamin akan mengurangi radikalisme,” timpalnya.

Ketua panitia, Zaim Ahya menyebutkan, rangkaian workshop jurnalistik sudah dimulai sebelum bulan Oktober. Mulai seleksi hingga puncak workshop Minggu kemarin. Islam rahmatan lil alamin sebagai ciri khas dakwah Islam mulai digeser. Islam radikal mendakwahkan Islam penuh kebencian. Isi dakwah singkat, padat tanpa penjelasan yang memadai. Lebih dari itu acap kali diselipi dengan fitnah, ujaran kebencian, provokasi dan mendiskreditkan kelompok yang berbeda pandangan. “Anehnya, model dakwah di medsos seperti ini mulai digemari oleh generasi milenial,” ujarnya. (yan/lis/bas)

Baca juga:  Warga Celong Desak KAI Keluarkan Izin Terowongan Air

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya