alexametrics

Islamic Center Tetap di Banyuputih

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Beberapa pihak mempermasalahkan lokasi pembangunan gedung Islamic Center Batang. Bupati Batang Wihaji menegaskan lokasi gedung Islamic Center tetap berada di bekas pangkalan truk Banyuputih.

Pemilihan lokasi sudah dianggap final. Beberapa tokoh keagamaan pun telah sepakat dan mendukung pembangunannya. “Sudah melalui kajian studi kelayakan sosiologis dan ekonominya,” kata Wihaji.

Menurutnya, lokasi pangkalan truk kurang menguntungkan dalam segi pemasukan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dihasilkan terbilang kecil. Saat ini hanya sedikit truk yang singgah di tempat tersebut, sebab hampir 70 persen truk lewat jalan tol. “Dicek saja di pangkalan truk Banyuputih yang parkir, PAD dari parkir, sewa toko sangat kecil,” imbuhnya.

Baca juga:  Carnival Gringsing Lebih Berkualitas

Sementara itu, pembangunan Islamic Center segera direalisasikan pada 2021, dalam dua tahap. Total anggaran mencapai Rp 30 miliar. Tahap pertama bakal dianggarkan sebesar Rp 15 miliar. Sementara tahap kedua dilakukan tahun berikutnya. “Pada pembangunan tahap pertama, rencananya sudah bisa untuk manasik,” ucapnya.

Ia menargetkan, saat selesai dibangun, Islamic Center akan jadi rest area baru non-tol di jalur Pantura. Pembangunannya diharapkan bisa membantu masyarakat sekitar, dalam segi ekonomi. Bakal disediakan tempat UMKM untuk pemasaran produk.

Lahan parkir truk Banyuputih berada dekat dengan lokalisasi. Saat ditanya terkait nasib lokalisasi tersebut, Wihaji mengatakan tidak mengetahui keberadaannya.

“Saya tidak tahu kalau ada lokalisasi, yang saya tahu di situ tempat parkir truk, kami tidak akan pernah menggusur, karena yang saya tahu disitu ada toko-toko makanan yang barangkali sebagai fasilitasi para sopir saat istirahat, itulah yang nanti kita fasilitasi,” jelasnya. (yan/ton/bas)

Baca juga:  Langgar Jam Operasional, Dua Tempat Usaha Ditutup Paksa

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya