alexametrics

42.000 Rumah Masih Tidak Layak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Rumah tak layak huni (RTLH) di Kecamatan Batang menjadi prioritas penanganan Pemda. Ini sebagai langkah penataan daerah perkotaan, tanpa mengesampingkan kecamatan lain. Kecamatan Batang menduduki peringkat ketiga pada jumlah RTLH.

“Angka RTLH di Kecamatan Batang juga terbilang tinggi. Tingkat kepadatan penduduknya juga sangat tinggi,” ucap Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Batang Eko Widiyanto.

Total rumah tak layak huni di Kabupaten Batang mencapai 51 ribu. Hanya 17 persen yang sudah tertangani sejak 2015. Jumlahnya hampir 9 ribu. Sementara yang belum tertangani sebanyak 42 ribu rumah, atau 82 persen.

Masyarakat yang terpilih, dibantu dengan pemberian dana untuk renovasi rumah. Warga yang mendapatkan bantuan dipilih melalui kelompok-kelompok kemasyarakatan. “Mereka yang diprioritaskan memang rumahnya sudah memprihatinkan, dilihat dari lantai, dinding dan atap. Rumah dengan bangunan semi permanen belum menjadi prioritas pengentasan,” imbuhnya.

Baca juga:  Ganjar Kepincut Sepeda Listrik Buatan Warga Perantauan Jateng

Ia juga menjelaskan, Kecamatan Bandar memiliki jumlah RTLH terbanyak. Menyentuh angka 11.774 rumah, disusul Kecamatan Bawang dengan 10.335. Kecamatan Batang menduduki peringkat ketiga, dengan jumlah RTLH 10.243 rumah. “Dua kecamatan lain yang terbilang tinggi RTLH-nya adalah Blado 8.600 rumah, dan Reban dengan 8.136 rumah,” paparnya. (yan/ton/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya