Truk Terperosok, Pencuri Sapi Dibekuk

289
Kapolres Batang AKBP Abdul Waras, saat menyerahkan sapi barang bukti kejahata keapada pemiliknya, agar dirawat kembali, di Mapolres setempat, Kamis (28/5/2020). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Batang – Seperti biasa selepas salat subuh, hari kamis tanggal 21 Mei 2020 sekira pukul 05.00 Mahmudi datang ke kandang sapi yang tidak jauh dari rumahnya. Namun, betapa kagetnya saat mengetahui dua ekor sapinya raib.

Hal itu sempat membuat geger warga Dukuh Klopogodo Desa Candiareng  Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke aparatur desa, kemudian dilanjutkan le Mapolsek Warungasem dan langsung didilakukan olah TKP.

Namun titik terang pencurian muncul ketika siangnya sekira pukul pukul 08.15, warga Desa setempat menemukan truk engkel terperosok di kebun sekitar Dukuh Klopogodo. Atas laporan tersebut, anggota Polsek Warungasem dibantu warga mencari informasi keberadaan pemilik truk. Dan tidak lama berselang, mengemudi truk Sarnoto alias Gondrong datang ke lokasi dengan gelagat yang mencurigakan.

Atas kecurigaan tersebut, petugas Polsek dan tim olah TKP dari Satreskrim Polres Batang dipimpin Kasat Reskrim melakukan truk bak kayu tersebut. Dan ternyata di dalam bak truk terdapat kotoran sapi dan jejak telapak kaki sapi. Saat bekas ban truk ditelusuri juga mengarah dengan lokasi kandang milik korban Mahmudi.

Atas bukti-bukti terserbut, pengemudi truk Sartono langsung jadi tersangka, dan di bawa ke Mapolsek Warungasem berikut truk untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari pengembangan kasus, selain mengamakan Sarnoto, juga turut diciduk rekan yang membantu pencurian tersebut yaitu, Mistono, Sorin dan tersangka anak insial KR dilokasi yang berbeda. Dan mereka juga megatahui telah  melakukan pencurian dua ekor sapi tersebut.

Kapolres Batang AKBP Abdul Waras mengatakan, ternyata sebelumnya tersangka juga melakukan pencurian sapi betina milik Maskuri di Desa Kalibeluk Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang pada hari Sabtu tanggal 30 Maret 2019 lalu. “Atas perbuatan para pelaku akan dijerat dengan pasal 363 ayat 1 dan 4, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” jelas Kapolres.

Dari kasus ini, petugas berhasil mengamankan tiga ekor sapi dan dua unit truk. Barang bukti berupa Sapi, langsung diserahkan kepada pemiliknya agar bisa dirawat Kembali.

Korban, Mahmudi, sangat senang dan bersyukur sapinya bisa Kembali. Di mengucapkan terima kasih kepada aparat penegak hukum yang bisa menangkap para pelaku dan mengembalikan sapinya.

Sementara itu, para pelaku yang diwakili Sartono mengakui bahwa dua kali melakukan pencurian sapi di wilayah Warungasem. Mereka melakukan karena untuk memenuhi kebutuhan sehari -hari. “Rencananya sapi akan saya jual di kampung saya, hasilnya untuk kebutuhan kami sehari-hari,” ucapnya. (han/bas)





Tinggalkan Balasan