alexametrics

Di Batang, Masker dan Hand Sanitizer Hilang dari Peredaran

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Sejak ramai pemberitan mengenai penyebaran virus korona, apotek di Kabupaten Batang tak berani menyetok masker. Harga masker yang melonjak tajam menjadi penyebabnya. Begitu juga dengan minimnya stok dari distributor resmi.

Jawa Pos Radar Semarang mengunjungi beberapa apotek di Batang Kota. Beberapa pelayan apotek menjelaskan bahwa pihaknya tidak berani memesan masker, karena tidak mau mengecewakan pembeli. Mereka takut, saat menyediakan masker kisaran harga Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu per pak dari distributor tidak resmi. Tidak ada yang mau membeli.

“Ada pembeli sempat nyari, dia nyusur apotek dari Tegal ke sini juga tidak ada,” kata Ayu pegawai Apotek Kimia Farma di Jalan Ahmad Yani Batang pada RADARSEMARANG.ID, Rabu (4/3/2020).

Baca juga:  Menghilang Dua Hari, Ditemukan Tewas di Sumur

Menurutnya, masker di apoteknya sudah tidak ada sejak dua bulan ke belakang. “Sejak ramai korona kamin tidak menyetok lagi, terakhir harga masih normal. Kisaran Rp 30 ribu per pak isi 50,” imbuhnya.

Apotek Benmari di Jalan Achmad Dahlan dan Apotek K24 Sudirman juga mengalami hal serupa. Fani, pengelola apotek Benmari menjelaskan bahwa masker sudah tidak ada sejak dua minggu ke belakang. Pihaknya telah memasan masker tersebut, namun tidak kunjung dikirimkan.

“Banyak yang nyari masker itu, mereka pada kecewa. Karena di tempat lain juga sama,” ucapnya.

Selain masker, produk hand sanitizer baik spray maupun gel juga mendadak hilang dari peredaran. Menurut Dina pengelola Apotek K24 Sudirman, sejak ada penyebaran korona di dunia, kedua barang tersebut mulai langka. Padahal sedang sangat dibutuhkan masyarakat.

Baca juga:  Jembatan Madugowongjati Digelontor Rp 12 M

“Pas mau order lagi, dari sananya sudah tidak ada. Semoga bisa kembali normal baik jumlah barang maupun harganya,” timpalnya.

Kedua barang tersebut juga tidak bisa koran ini temui di beberapa mini market. “Banyak yang tanya. Stoknya sudah kosong sejak akhir-akhir ini,” kata Wahyu, kasir salah satu minimarket di Jalan Ahmad Yani. (yan/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya